Whizzkid kembali 'turun gunung' dengan album baru/ dokMASIH INGAT dengan group band Whizz Kid ? Ya, band yang sempat melejit ditahun 90-an ini, kini kembali ingin menujukkan eksistensinya dengan mengeluarkan album terbarunya ber-title “Nothing but Love.”
Berpersonilkan para musisi yang sudah tidak asing ditelinga para penikmat musik Indonesia seperti Hengki V. Supit (vocal/guitar), Ali (Vocal), Andi M. Yusuf (bass), Andi M. Hidayat (guitar), dan Agil (drum). Mereka semakin yakin album terbarunya nanti akan diterima oleh penikmat musik Indonesia.
Sejak mengawali karirnya di blantika musik Indonesia, Whizzkid cukup rajin mengikuti berbagai festival berskala nasional, tak tanggung-tanggung juara festival rock Jakarta pun pernah diraih. Nama besar Wizzkid memang tak lepas dari nama Hengky Supit the best vocalist festival rock se-Indonesia versi Log Zelebour.
Whizzkid/ dokSaat karir musik mereka semakin maju, Whizzkid mengalami kegunjangan. Hengky Supit, sang vokalis, memilih jalur musik solo. Posisi Hengky kemudian digantikan oleh Benny, mantan vokalis Gypsy. Bersama Benny, Whizzkid melahirkan dua alum Langgam Cinta dan Whizzkid 2000.
Memang sejak berdiri di tahun 1997, kepopuleran Whizzkid tak bisa lepas dari kiprah Hengky Supit, sang vokalis yang memiliki karakter suara yang tinggi melengking. Dan di tahun 2000 hingga sekarang, ‘pamor’ Whizzkid seolah hilang ditelan bumi.
Nah, dengan kembalinya Henky Supit menjadi vokalis Whizzkid seolah ingin mengembalikan kejayaan mereka pada era 90-an. Dengan mempersembahkan 11 materi lagu, band yang melejit lewat single “Percayalah” ini tetap mempertahankan ciri khas rock mereka.
Whizzkid masih terlihat garang dengan kembalinya Henky Supit/ dokDengar saja pada lagu “Mabuk Kepayang” dengan sound gitar yang sedikit kasar dan ber-beat cepat seolah para awak Whizzkid ingin menunjukkan bahwa band mereka masih patut diperhitungkan dalam blantika musik rock Indonesia.
Dalam album terbarunya ini, Whizzkid menjagokan lagu “Kawin Lari.” Dengan lirik musik yang sedikit ‘nyeleneh’ dan menyentil telinga, dipastikan orang yang mendengar lagu ini akan tersenyum-senyum.
Melalui album “Nothing but Love” ini, tampaknya para personil Whizzkid ingin membuktikan usia bukanlah sebuah masalah dalam urusan musik. Karena kekuatan musik berada di kreasi. Dan Whizzkid punya itu. Sehingga Whizzkid berani ‘turun gunug ‘ seraya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka masih mampu untuk bersaing dalam kancah musik Indonesia.
Comments
semangat terus.....!
jangan lupa lengkingannya...
lebih dasyat konsep lama seperti lagu pecayalah..4 tahun..lepaslah dan gadis kecil....whizzkid sekarang bujan maju malah mundur..coba konsep baru tapi hambar
RSS feed for comments to this post