Barang–barang dari China memang terkenal menarik dan harganya terjangkau. Tidak heran jika banyak dari warga Indonesia belajar cara import barang dari China, baik untuk keperluan sendiri atau dijual kembali.

Namun, ada juga oknum yang memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan dengan cara menipu. Tentunya sangat merugikan dan meresahkan calon pelanggan yang akan mengimpor barang dari supplier China.

Pelaku dan Korban Penipuan Barang Impor

Menurut Direktorat Jenderal Bea Cukai, pengaduan terhadap penipuan setiap tahun mengalami peningkatan. Setelah ditelusuri ternyata pelaku merupakan sindikat. Oleh karena itu, penting bagi pembeli untuk mencermati dan memastikan bahwa Anda membeli barang dari supplier yang terpercaya.

Calon korban target penipuan biasanya berasal dari berbagai kalangan, seperti orang tua, ibu rumah tangga, pelajar atau mahasiswa, karyawan, pejabat, public figure, dan sebagainya.

Modus yang digunakan biasanya mengatasnamakan pihak Bea Cukai. Modus lain berupa lelang barang murah dan cuci gudang barang impor.

Ciri–ciri bahwa suatu penawaran mengandung unsur penipuan adalah:

  • Harga murah tidak wajar.
  • Mengaku barang sitaan Bea Cukai.
  • Mengaku barang lelang sehingga harganya murah.
  • Mengaku barang adalah black market yang tidak melewati pemeriksaan Bea Cukai.
  • Mengaku barang dari luar negeri tanpa pajak.
  • Tidak ada nomor resi atau memberikan nomor resi palsu.
  • Menghubungi dengan nomor pribadi.
  • Mengaku sebagai petugas Bea Cukai.
  • Meminta transfer sejumlah uang ke nomor rekening pribadi pelaku.
  • Mengancam korban terlibat perdagangan ilegal dan akan melaporkan kepada polisi.
  • Barang–barang ditawarkan di social media, seperti Facebook dan Instagram dengan harga murah.

Cara Menghindari Penipuan  

Supaya terhindar dari kasus penipuan yang dapat merugikan Anda, lakukanlah cara–cara berikut ini:

· Check Rekening Supplier

Sebelum melakukan pembayaran atas pesanan barang yang Anda inginkan, sebaiknya Anda melakukan pengecekan terhadap nomor rekening supplier.

Hal ini dikarenakan pembayaran Bea Cukai dan pajak impor yang resmi akan langsung ke rekening penerimaan negara dengan Surat Setoran Pabean,Cukai, dan Pajak.

· Lakukan Pengecekan Menggunakan Laman Resmi

Laman www.beacukai.go.id/barangkiriman berguna untuk mengetahui kebenaran barang kiriman dari luar negeri ada atau tidak. Hal ini akan membantu Anda untuk memastikan kebenaran pengiriman barang dari supplier China.

·  Lakukan Konfirmasi Apabila Ada Hal yang Mencurigakan

Apabila Anda menemukan sesuatu yang mencurigakan dari proses pembelian barang dari supplier luar negeri, Anda bisa menghubungi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Anda bisa menghubungi DJBC dikanal berikut ini:

  • Facebook: www.facebook.com/beacukaiRI
  • Twitter: @beacukaiRi
  • Instagram: @BeaCukaiRI
  • Contact center: 1500225

· Segera Laporkan ke Polisi

Apabila Anda sudah terlanjur transfer sejumlah uang ke rekening yang mencurigakan, sebaiknya Anda segera membuat laporan ke polisi dengan membawa bukti–bukti yang Anda miliki.

Cermati dan teliti sebelum Anda memutuskan untuk membeli barang dari supplier yang belum terpercaya. Periksa terlebih dahulu nomor rekening supplier sebelum Anda melakukan transfer. Apabila Anda menemukan sesuatu yang mencurigakan jangan sungkan untuk menghubungi DJBC.

Write A Comment