Dalam dunia pendidikan anak usia dini di Indonesia kita mengenal istilah Montessori. Lantas Apa itu Montessori? Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas dan mengenal apa itu Montessori secara lebih lanjut.

Jadi, Montessori merupakan sistem pendidikan anak usia dini yang diterapkan di Indonesia dan punya banyak kelebihan dalam penerapannya. Informasi selengkapnya dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini!

Mengenal Apa Itu Montessori

Montessori merupakan suatu metode yang mengajarkan kepada anak tentang kebebasan dalam melakukan berbagai macam aktivitas. Montessori merupakan metode pengajaran yang terfokus terhadap pembelajaran secara langsung.

Penekanannya lebih pada pembelajaran secara konkret, bukan pembelajaran secara abstrak. Metode pembelajaran secara Montessori merupakan suatu metode pengembangan minat dan bakat anak usia dini yang dicetuskan oleh seorang dokter bernama Dr. Maria Montessori.

Beliau bukan hanya seorang dokter melainkan juga merupakan seorang pendidik dan psikolog Italia di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Metode ini pun mampu diterapkan seluruh orang tua di rumah, utamanya diterapkan kepada anak – anak di masa prasekolah dan di bangku sekolah dasar. Walau demikian, diterapkan sebagai metode pembelajaran sampai anak berada di bangku SMP atau Sekolah Menengah Pertama juga dapat diterapkan.

Metode pembelajaran ini terdiri atas lima area yang terdiri atas practical life, sensosorial language, mathematics and culture. Masing – masing area tersebut memiliki material pembelajaran yang dapat membantu anak memudahkan mereka dalam belajar.

Dari material yang dikembangkan tersebut, memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap anak – anak di Casa de Bambini. Anak – anak yang awalnya hiperaktif dan merasa kesulitan untuk berkonsultasi, secara perlahan dapat mengikuti pembelajaran dan memiliki nilai konsentrasi yang cukup baik.

Lingkungan belajar dan prinsip dasar yang ditawarkan dalam metode pembelajaran ini terdiri atas:

Metode pembelajaran atas dasar pengalaman

Anak – anak yang belajar akan mempelajari materi yang dirancang secara khusus supaya belajar bisa lebih menyenangkan. Anak – anak akan belajar menghitung menggunakan benda kecil dan seperangkat huruf kayu yang dikenal sebagai alfabet bergerak.

Dalam metode belajar ini, Maria Montessori berusaha menekankan kepada orang tua bahwa belajar bukan hanya tentang duduk dan mendengarkan melainkan anak harus belajar berdasarkan pengalaman dan harus bergerak untuk belajar.

Belajar di ruang kelas campuran

Ruang kelas dalam kegiatan belajar Montessori mencakup usia campuran dan tingkat keterampilan campuran. Secara umum kegiatan belajar terdiri atas tiga kelompok yaitu kelompok usia 3 sampai 6 tahun dan kelompok usia 6 tahun sampai 9 tahun.

Pembelajaran ini didorong supaya anak kecil belajar mengamati teman – teman mereka di rentang usia yang berbeda. Anak – anak yang lebih besar akan memberikan pengetahuan lebih banyak kepada yang usianya lebih kecil. Anak – anak yang lebih tua akan belajar tentang kepemimpinan sementara anak – anak yang lebih muda belajar tentang cara berpikir dan bersikap.

Kemandirian merupakan hal yang utama

Pendidikan Montessori merupakan salah satu pengetahuan mendidik seorang anak yang cukup penting dipelajari saat ini. Dalam pembelajaran ini siswa akan belajar dengan cara mereka sendiri. Anak – anak punya kebebasan dalam memilih dan peran guru dalam pembelajaran hanya bersifat mengarahkan dan menjadi sumber bertanya ketika anak sedang berada di fase stuck.

Memberikan pelajaran dengan cara yang menarik

Dalam pembelajaran ini anak akan diajak untuk mengerjakan pelajaran seperti pelajaran matematika di pagi hari. Kemudian pada siang harinya, mereka belajar melakukan kegiatan yang dekat dengan kehidupan seperti cara membersihkan kamar, cara mengikat sepatu, cara bergaul dengan teman, cara makan dengan sopan, dan sebagainya.

Kemudian untuk anak – anak yang lebih besar, mereka belajar tentang hal – hal yang lebih krusial seperti belajar tentang bagaimana cara menaati peraturan atau berusaha mengembangkan ide bisnis kecil.

Dalam metode belajar Montessori dipercaya bahwa anak – anak sangat baik jika belajar melalui indera mereka. Materi pembelajaran pun dirancang secara khusus untuk memicu semua indera bekerja mulai dari indera penciuman, pendengaran, perasa dan sebagainya.

Itulah beberapa hal tentang mengenal apa itu Montessori. Jadikan sebagai informasi yang menambah wawasan dan pengetahuan. 

Write A Comment