proses metamorfosis rayap

Mengenal Proses Metamorfosis Tak Sempurna Pada Rayap

Berbicara mengenai kehidupan makhluk hidup tentunya tidak terlepas dari sebuah istilah metamorfosis. Istilah yang satu ini memiliki arti yaitu sebuah daur hidup yang dimiliki oleh makhluk hidup ketika masih kecil hingga dewasa. Daur hidup atau metamorfosis ini dibedakan menjadi dua yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

Untuk metamorfosis sempurna tentunya sudah dialami oleh banyak orang atau manusia. Begitupun dengan makhluk hidup yang lainnya seperti hewan. Ada beberapa hewan yang mengalami metamorfosis sempurna dan ada yang tidak sempurna. Salah satunya adalah hewan rayap yang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Berikut proses metamorfosis yang tidak sempurna pada rayap.

Metamorfosis yang Tidak Sempurna Pada Rayap

Artikel ini disponsori oleh Anti Rayap Jakarta

Sebelum membahas mengenai metamorfosis yang tidak sempurna pada rayap, anda perlu mengetahui apa itu metamorfosis tidak sempurna. Pengertian metamorfosis tidak sempurna adalah siklus hidup makhluk hidup yang berawal dari sebuah telur atau peranakan yang perubahannya tidak terlalu signifikan. Artinya perubahannya tidak detail dan lengkap.

Ada beberapa hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna ini. Salah satunya adalah rayap. Sebenarnya rayap dan hewan lainnya tumbuh dan berkembang dengan cara metamorfosis namun jangka waktunya berbeda. Sebab, metamorfosis yang dialami tidak sempurna. Ada beberapa tahapan yang dilalui.

Mulai dari rayap betina yang bertelur. Kemudian telur tersebut akan menetas menjadi seekor larva. Kemudian larva kecil akan berkembang dan menjadi sebuah nimfa. Kemudian nimfa ini akan beranjak dewasa setelah tumbuh dan berkembang hingga akhirnya menjadi sebuah rayap kembali.

Pada fase ini, siklus hidup rayap terbilang cukup singkat. Sebab tidak mengalami masa atau fase menjadi kepompong. Rayap hanya akan tumbuh dan berkembang hingga nantinya menjadi sebuah rayap dewasa lalu menjadi raja ataupun ratu. Sebab, rayap mengenal sebuah koloni.

Ada beberapa koloni yang terdapat pada siklus hidup rayap. Mulai dari rayap pekerja yang belum memiliki sayap dan bertugas untuk melindungi larva yang baru menetas. Kemudian rayap tentara yang telah memiliki sayap namun berukuran tipis yang bertugas untuk menjaga koloninya dari ancaman. Kemudian  rayap reproduktif adalah rayap yang sedang mengalami masa reproduksi. Rayap dengan golongan reproduktif ini lebih dikenal dengan laron yang memiliki sayap.

Ciri-Ciri Metamorfosis yang Tidak Sempurna Pada Rayap

Dalam sebuah metamorfosis tentunya terdapat beberapa ciri-ciri. Untuk metamorfosis yang dialami oleh rayap ini tidak mengalami masa atau fase menjadi sebuah kepompong. Padahal dalam metamorfosis sempurna pasti hewan tersebut mengalami fase untuk menjadi kepompong.

Hal tersebut menjadi ciri yang pertama. Kemudian ciri yang kedua adalah hewan tersebut tidak mengalami perubahan yang signifikan dalam setiap perkembangan. Kecuali bertambah dewasa dan perbedaan bentuk serat ukuran tubuh. Hal tersebut dialami oleh rayap yang memang hanya berkembang menjadi rayap dewasa dengan bentuk tubuh semakin besar. Inilah mengapa disebut proses metamorfosis yang tidak sempurna pada rayap.