Wednesday, February 28, 2018

Tips dalam Menyusun Rancangan Usaha


Jika Anda sedang mempelajari bagaimana cara menyusun rancangan usaha atau berencana akan membuat proposal bisnis yang baik, maka tulisan ini pas buat Anda.

Mengapa Perlu Membuat Rancangan Usaha

Untuk memulai sebuah bisnis, kamu membutuhkan sebuah blueprint tertulis yang menggambarkan ide bisnis secara keseluruhan. Kebutuhan ini bisa dalam rangka menggaet investor (pemodal) ataupun untuk memudahkan pengembangan bisnis kamu sendiri ke depannya.

Baca juga: Contoh Pendahuluan dalam Penelitian dan Proposal


Tak perlu diragukan lagi, jika rancangan usaha yang matang akan sangat membantu kamu dalam mengubah ide bisnis menjadi sebuah perusahaan yang terus berkembang. Oleh karena rancangan usaha adalah suatu yang sangat krusial, dalam pembuatannya, kamu harus mempertimbangkan secara matang dari berbagai aspek.

Buatlah sebuah rancangan usaha yang seolah hidup, yang selalu beradaptasi sebagaimana kamu yang juga mulai mengerti tentang prilaku konsumen, dinamika penjualan, cara-cara pemasaran, serta evaluasi menyeluruh dari sisi keuangan perusahaan.

Adanya poin serta capaian yang jelas dalam rancangan usaha ini yang nantinya membuat perusahaan kamu memiliki progres yang jelas seiring berjalannya waktu.

Yang Harus Ada dalam Rancangan Usaha

Ada beberapa poin yang perlu dimuat dalam sebuah rancangan usaha, berikut daftar serta halaman refensi untuk setiap bagian dalam rancangan usaha.

Ringkasan eksekutif (executive summary). Tulisan ini berisi overview perusahaan secara garis besar dan harus merangkum semua poin krusial dalam rancangan usaha. Panjang tulisan biasanya hanya 1 sampai 2 halaman.

Peluang bisnis. Di bagian ini, kamu harus menjelaskan secara gamblang apa masalah, solusi serta keunggulan dari ide bisnis yang Anda tawarkan. Tidak lupa juga kamu harus me-mention segmen pasar dari bisnis kamu.

Eksekusi bisnis. Semua aktivitas mulai dari bagaimana strategi pemasaran kamu, cara menjual produk, serta mengelola usaha itu sendiri. Sederhananya, apa cara yang kamu tawarkan agar ide kamu bisa diuangkan.


model bisnis kanvas
Model bisnis canvas sebagai salah satu tools dalam menjabarkan operasional bisnis
Komposisi tim. Walau tidak semua, tapi sebagian besar investor merasa penting untuk tahu latar belakang serta keahlian khusus dari tim yang ada dalam bisnis kamu.

Proyeksi keuangan. Pada bagian terakhir, kamu perlu untuk mencantumkan preyeksi atau forecasting finansial perusahaan. Bagian ini cukup krusial mengingat investor butuh angka tentang berapa keuntungan serta modal awal yang dibutuhkan.

  rencana keuangan rancangan usaha

Kaidah Dasar dalam Membuat Proposal Bisnis

Buatlah seringkas mungkin. Asumsikan yang akan membaca rancangan usaha Anda adalah seorang yang super sibuk. Tentu ia tidak akan menyia-nyiakan waktu berjam-jam hanya untuk membaca proposal rencana bisnis setebal 100 halaman kan. Itulah mengapa, buatlah proposal bisnis yang ringkas namun padat serta tetap informatif.

Fokus pada hal yang membuat bisnis Anda berbeda. Menuangkan sebuah ide bisnis ke dalam tulisan bukanlah hal yang mudah. Tidak sedikit proposal usaha yang gagal bukan karena tidak baik, tapi karena tidak menarik. So, alih-alih membuat audience Anda bingung dengan bahasa serta aspek teknis dari ide bisnis Anda, lebih baik, fokus saja pada keunggulan dan perbedaan yang Anda bawa dalam bisnis tersebut.

Pahami big picture, kuasai detail. Yang harus dipahami dari sebuah rancangan usaha adalah bahwa ia baru berupa rencana. Dalam jangka panjang, tentu proposal usaha Anda membutuhkan perbaikan berkelanjutan. Cukup berikan aspek teknis yang krusial, dan selalu prioritaskan pembaca agar mengerti gambaran besar dari ide bisnis Anda.

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search