 Foto: Novriyadi/tnol DECAK kagum patut dilontarkan pada Kospin Jasa yang pada ulangtahunnya ke-36 mampu mencapai asset Rp.1,5 trilyun dan tak pernah surut atau jatuh sekalipun saat krisis melanda negara ini maupun terimbas dampak krisis global. Sebaliknya, justru terjadi peningkatan. Saat krisis tahun 1998 mencapai asset 800 milyar dan saat krisi global total asset menjadi 1,5 milyar.
"Jadi, Kospin Jasa bisa ngeles dari krisis global!" Ujar H.A. Zaki Arslan Djunaidi, Ketua Umum Kospin Jasa saat meluncurkan bukunya yang berjudul Berpikir Besar Dalam Koperasi sekaligus peresmian Gedung Kospin yang baru di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa malam.
 Foto: Novriyadi/tnol Hadir dalam kesempatan itu, mantan Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) didampingi mantan Menteri Koperasi Adi Sasono, dan pejabat lainnya. Dalam sambutannya, JK mengatakan,"Tidak ada sebuah sistem pun yang bisa memberi jaminan apapun, begitupun dengan koperasi. Bahkan negara demokrasi sekalipun tak bisa memberi jaminan negaranya akan hebat! Diatas semua itu yang terpenting adalah pimpinannya, kalau pimpinan tak mampu menjalankan kepemimpinannya dengan baik maka apa yang dipimpinnya pun akan berjalan dengan baik."
JK pun melanjutkan," Saat ini sebenarnya saya pun sedang memimpin sebuah koperasi karena disana ada sistem simpan dan pinjam. Bedanya karena yang saya pimpin ini palang merah, maka simpan pinjam yang ada pun adalah simpan pinjam darah, darah boleh dipinjamkan pada siapapun yang membutuhkan, tapi jangan lupa mengembalikannya lagi dengan darah karena untuk disimpan lagi yang kelak akan diberikan pada siapa yang membutuhkan," ujar JK yang disambut senyuman oleh para undangan.
 Foto: Novriyadi/tnol JK mengingatkan bahwa saat ini banyak hal yang dipikirkan orang tanpa melakukan apa yang dipikirkan itu, "Di koperasi ini saya harap tak Cuma banyak yang dipikirkan tapi juga banyak yang dikerjakan!"
Kospin Jasa yang berdiri di Pekalongan 36 tahun, saat ini telah memiliki 82 kantor cabang di berbagai daerah di Indonesia, 6 diantaranya di Jakarta. Selain itu juga memiliki 13 kantor Kospin Jasa Syariah. Banyak hal yang telah dilakukan Kospin Jasa termasuk melakukan CSR( Coorporate Social Responsibility) di lingkungan sekitar maupun tempat lain.
 Foto: Novriyadi/tnol Tanpa merinci berapa dana yang disediakan untuk CSR, Zaki Arslan hanya mengatakan, "Pokoknya, setiap radius 40 rumah dari setiap kantor Kospin Jasa, masyarakatnya harus diperhatikan, entah kehidupan sosialnya maupun pendidikan anak-anaknya. Kalau tidak, kepala cabangnya saya pecat!
Saat ditanya, apakah pemecatan sudah pernah berlangsung, Zaki pun langsung menggeleng, "Mana mungkin saya mecat, wong nggak ada yang berani nggak melaksanakan keputusan itu!"tegasnya.
 Foto: Novriyadi/tnol Menurut Zaki, kegiatan CSR yang telah dilakukan Kospin Jasa selama ini diantaranya membangun masjid, membangun pesantren, membantu korban bencana alam, membantu mendirikan rumah sakit bahkan memberangkatkan haji para karyawan.
"Kita memang mempuyai dana khusus untuk CSR, dan berapa jumlah dana yang harus dikeluarkan setiap bulannya, kita tidak pernah memberi batasan, karena kita tidak pernah tahu kapan bencana akan tiba. Dan, harus diingat bahwa kegiatan CSR ini dilakukan bukan hanya semata-mata tanggung jawab perusahaan, tapi tanggung jawab saya sebagai seorang muslim yang harus membantu orang-orang yang membutuhkan," ujar Zaki
 Foto: Novriyadi/tnol Boleh tahu, harapan ke depan untuk Kospin Jasa? Dengan wajah berbinar, Zaki menjawab, "Saya berharap koperasi lain bisa maju seperti Kospin Jasa dan saya juga berharap Kospin Jasa bisa semakin maju sehingga banyak memberi manfaat bagi masyarakat," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula bedah buku yang dimoderatori oleh Fifi Aleyda Yahya dengan pembicara Tobi Muthis, Rektor Universitas Trisakti dan Agus Muharam, Dirjen Koperasi. Acara diselingi juga dengan pembacaan puisi oleh Taufik Ismail.
|