Rekomendasi

'West Coast Chill', Minuman Berenergi yang Bisa Dingin Sendiri!

Penilaian Pembaca: / 4
JelekBagus 

Mike Scorviano

Minggu, 12 Pebruari 2012

Kini, para 'genjoters' bisa menyegarkan dahaga selepas bersepeda, dengan minuman berenergi yang bisa dingin sendiri ini!

West Coast Chill/ IstimewaWest Coast Chill/ IstimewaWah, membaca judul diatas, Anda mungkin akan terheran-heran. Masak sih, ada minuman berenergi yang bisa dingin sendiri? Pakai teknologi apa ya, apa mungkin ada AC didalam kalengnya?

Eits, jangan bingung dulu. West Coast Chill all-natural energy drink dari Joseph Company International adalah minuman berenergi pertama di dunia yang memiliki semacam 'kulkas' didalamnya, karena minuman ini bisa menjadi dingin dalam 3 menit setelah kaleng dibuka.

Ketika Anda menekan tab pada tutup kaleng minuman ini, maka dalam waktu tiga menit sebuah mekanisme di dalam kaleng akan membuat temperatur cairan di dalamnya turun sebesar 30 °F atau sekira 14 °C dari suhu sebelumnya.

West Coast Chill/ IstimewaWest Coast Chill/ IstimewaMemang, sepertinya tidak terlalu signifikan juga penurunan temperatur yang terjadi, namun hal tersebut cukup menjanjikan sebagai sebuah inovasi baru, bukan?

Seperti dilansir dari Gizmag, teknologi 'kaleng pendingin' itu sendiri dilaporkan telah dikembangkan selama lebih dari 18 tahun. Pepsi Cola tadinya akan menerapkan teknologi ini pada tahun 1998, namun mereka mengubah rencananya karena suatu alasan lingkungan.

Meskipun rincian tentang cara kerja teknologi ini belum dirilis ke publik, proses pendinginan tidak memerlukan sumber energi, dan dinyatakan ramah lingkungan. Penjualan West Coast Chill kemungkinan sudah dimulai saat ini di toko-toko tertentu di California Selatan dan Las Vegas, dengan harga USD 2,95 per kalengnya. Tempat sampah daur ulang juga akan disediakan, sehingga mekanisme pendinginannya dapat digunakan kembali.

Nah, apakah West Coast Chill ini akan muncul juga di pasaran Indonesia? Kita tunggu saja beritanya. **MS/Dari berbagai sumber

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh