Wisata & Griya

Jangga, Wisata Leluhur Suku Batak

Penilaian Pembaca: / 2
JelekBagus 

Subhan Hardi

Jumat, 03 Pebruari 2012

Budaya leluhur masih terjaga di Desa Jangga/ IstimewaBudaya leluhur masih terjaga di Desa Jangga/ IstimewaBerkunjung dan rasakanlah kehidupan Suku Batak tradisional di sebuah desa yang sebagian besar wilayahnya belum tersentuh oleh dunia modern.

Terletak di lereng bukit yang indah, pengunjung yang datang ke Desa Jangga bisa bertemu dengan orang Batak asli dan melihat bagaimana budaya mereka yang unik terus berkembang hingga saat ini.

Jangga terkenal dengan kain Ulos yang indah yang ditenun oleh kaum wanitanya. Melihat kaum wanita desa ini menenun kain Ulos yang rumit di depan rumah mereka, menjadi pengalaman yang sangat unik. Ulos memainkan peranan penting dalam masyarakat tradisional Batak dan digunakan tidak hanya sebagai pakaian. Namun, juga digunakan pada acara-acara adat seperti kelahiran, kematian dan pernikahan.

Di Desa Jangga, Anda juga akan menemukan deretan rumah-rumah tradisional, atraksi budaya dan sejarah, seperti sisa-sisa peninggalan raja-raja Batak berabad-abad yang lalu termasuk Raja Tambun dan monumen Raja Manurung.

Desa Jangga terletak di tepi Gunung Simanuk-Manuk, Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, sekitar 24 km dari Danau Toba.  Desa ini adalah salah satu dari sejumlah desa Batak asli di wilayah Lumban Nabolon, Tonga-Tonga Sirait Uruk, Janji Matogu, Hubak Sihubak, Siregar, Sigaol, Silalahi Toruan Muara dan Tomok Sihotang. (Indonesia.travel)

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh