Wisata & Griya

Bermain dan Berfotoria di Universal Studios

Penilaian Pembaca: / 9
JelekBagus 

Rudi Rachmat

Kamis, 22 Desember 2011

Ke Singapura kini tak hanya belanja, tapi juga bisa berwisata ke Universal Studios dan lainnya....  

Berfotoria di halaman luar Univesal Studios. (Foto: Rudi Rachmat)Berfotoria di halaman luar Univesal Studios. (Foto: Rudi Rachmat)Mau bermain dan berfotoria di Universal Studios? Kini tak perlu lagi terbang jauh dan buang uang mahal ke Los Angeles! Karena, di Singapura sekarang juga sudah ada, yaitu di 8 Sentosa Gateway, Sentosa Island, Resort World Sentosa. Kawasan wisata itu dibuka resmi pada bulan April 2010, dan merupakan Universal Studios kedua yang ada di Asia, setelah di Osaka, Jepang. Taman bermain yang bertemakan film-film terkenal Hollywood produksi Universal Studios ini, dibangun dengan nilai investasi USD 4,4 juta.

Jadi, kalau jalan-jalan ke Singapura, kini tidak lagi identik dengan wisata belanja. Walau memiliki wilayah tak seluas Malaysia, atau pun Indonesia, namun negara jiran itu benar-benar bertekad untuk terus menggenjot sektor pariwisatanya. Salah satu yang digadang-gadang menjadi unggulan destinasi wisatanya inilah Universal Studios-Singapura (USS), yang statusnya diklaim berkelas dunia. Wahana permainan ini dibangun untuk menyaingi First World Entertainment Park, di Genting-Malaysia, dan Dunia Fantasi, di Ancol-Indonesia.

Resort World Sentosa, di mana USS berlokasi, merupakan megaproyek yang dibangun di area seluas 49 hektar, yang di dalamnya juga terdapat hotel dan kasino, serta taman air Sentosa Water World. Kawasan ini amat diminati untuk disambangi oleh wisatawan asal Indonesia. Karenanya, bukanlah isu jika Singapura disebut sebagai negara tujuan wisata yang paling banyak didatangi wisatawan kita. Jaraknya yang dekat tentu menjadi alasan tersendiri, dan peluang itulah yang cepat-cepat direngkuh oleh negeri berjuluk 'Singa Putih' itu.

New York Street. (Foto: Rudi Rachmat)New York Street. (Foto: Rudi Rachmat)

Dari mana pun tempat kita menginap di Singapura, lokasi USS teramat mudah untuk dijangkau. Salah satu alternatifnya adalah dengan menumpang MRT, mengambil jalur ungu dan turun di Harbour Front. Kemudian kita cukup mengikuti petunjuk arah ke Sentosa Station, yang ada di lantai 3 Mall Vivo City. Dari sini, dengan membayar SGD 3, kita dapat menaiki monorel Sentosa Express (untuk rute pergi dan pulang) menuju Water Front Station, yakni stasiun pemberhentian pertama. Lalu cukup dengan berjalan kaki, sampailah kita di USS yang beroperasi dari pukul 9 pagi hingga 7 malam.

Di pelataran luar USS saja, kita sudah dapat narsis berfotoria di depan bola dunia bertuliskan Universal Studios, juga Merlion yang warna-warni. Kita juga bisa berbelanja merchandise berupa topi, t-shirt serta pin unik, dan duduk-duduk di candy side – yakni tempat istirahat untuk minum dan makan, sambil membeli permen warna-warni.

Pintu masuk Universal Studios. (Foto: Rudi Rachmat)Pintu masuk Universal Studios. (Foto: Rudi Rachmat)

Harga tiket masuk pada hari biasa, untuk satu hari, berbeda-beda tergantung usia. Untuk pengunjung lanjut usia SGD 32, anak-anak SGD 50, dan dewasa SGD 68. Sedangkan di akhir pekan dan hari libur, harga tiket untuk pengunjung lanjut usia adalah SGD 36, anak-anak SGD 54, dan dewasa SGD 74. Jika dibandingkan dengan di Dunia Fantasi (Dufan), jumlah atraksi di sini memang terasa sedikit, dan dengan harga tiket yang lebih mahal. Maka amat disarankan untuk memilih berkunjung pada weekday, karena harga tiket lebih murah, serta tak seramai weekend. Datanglah sejak pagi, mengingat di pagi hari pengunjung belum begitu ramai, sehingga kita akan mempunyai banyak waktu untuk mencoba semua wahana. Biasanya, selepas makan siang, pengunjung mulai padat.

Begitu memasuki area USS, pengunjung langsung disambut dengan suasana khas 'Hollywood', lengkap dengan pohon-pohon palemnya. Juga tak ketinggalan hall of fame dari bintang-bintang ternama Hollywood. Banyak wahana permainan yang bisa dinikmati, sehingga USS diklaim sebagai yang terlengkap dari seluruh Universal Studio yang ada sebelumnya. USS mempunyai 24 wahana, serta atraksi di tujuh zona berbeda. Ketujuh zona tersebut adalah Hollywood, New York, Sci-Fi City, Ancient Egypt, The Lost World, Far Far Away, dan Madagascar. Di bulan Desember 2011 ini, baru saja dibuka wahana Transformers, yang berada di Zona Sci-Fi City.

Wahana 'Battlestar Galactica'. (Foto: Rudi Rachmat)Wahana 'Battlestar Galactica'. (Foto: Rudi Rachmat)

Semua wahana dapat kita coba, mulai dari permainan yang biasa, hingga yang dapat memacu adrenalin. Dalam menikmati permainan, patut dihindari menggunakan sandal. Jadi, gunakanlah sepatu, atau sepatu sandal yang terikat pada bagian belakang. Karena pada beberapa permainan, akan membuat kita terpelanting ke kiri dan ke kanan dalam kecepatan maksimum, serta saat berada di ketinggian, yang bisa membuat sandal kita terlepas dan jatuh. Beberapa wahana menyediakan locker penitipan barang-barang yang dilarang dibawa saat bermain. Amat disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman mengingat kita acap berjalan kaki.

Kita juga mesti mencari tahu jam-jam pertunjukan di beberapa wahana, seperti Water World dan Pantages Hollywood Theater, maupun pentas-pentas di jalan, agar kita dapat ikut bermain dan berfoto bersama karakter-karakter seperti Woody Woodpecker, Kungfu Panda, Pinguin Betty Boop, Beetle Juice, sampai tokoh-tokoh Madagascar, dan karakter-karakter lainnya. Untuk itu disediakan kru USS, yang khusus membantu kita memfotokan dengan kamera kita. Mereka disiagakan di masing-masing atraksi, sehingga kita tak perlu khawatir jika datang sendiri.

Wahana baru 'Transformers'. (Foto: Rudi Rachmat)Wahana baru 'Transformers'. (Foto: Rudi Rachmat)Di semua zona USS, bertebaran tempat shopping yang menyediakan beraneka macam merchandise, yang dipajang dengan cukup menarik. Kita bisa mencuci mata di sini, namun buat membelinya, kita amat dituntut untuk dapat mengendalikan keinginan, mengingat harganya yang cukup menguras isi saku, kalau dirupiahkan. Selain itu, taman ini juga dilengkapi restoran dan konter makanan.

Udara Singapura memang tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Kita tak perlu khawatir ketika haus, karena banyak tersedia kran air minum gratis, andaikata botol air minum telah kosong, sehingga bisa diisi ulang. Juga adakalanya hujan turun, maka tak ada salahnya kalau kita tidak lupa membawa payung atau pun jas hujan.

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh