BNPB dan Kemensos mengucurkan 5 milyar lebih untuk bantu menangani pengungsi banjir Banten....
Foto: Dok. Act.era-muslimSebagian banjir telah surut di beberapa wilayah di Banten. Beberapa daerah masih tergenang banjir seperti di Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Tangerang. BNPB terus melakukan pendampingan terhadap BPBD Provinsi Banten dan juga BPBD kabupaten/kota dalam penanganan darurat banjir, baik pendampingan administrasi, manajerial, logistik, peralatan dan juga pendanaan.
Pada tanggal 15 Januari 2012, BNBP memberikan bantuan logistik dan peralatan ke BPBD Provinsi Banten, berupa: makanan siap saji 300 paket, lauk pauk 300 paket, tambahan gizi 300 paket, matras 450 lembar, tikar 450 lembar, tenda gulung 300 lembar, Kompor serba guna 300 buah, perahu karet kapasitas 10 orang 3 unit, mesin perahu karet kapasitas 18 PK 3 unit, tenda pleton 6 unit, tenda regu 9 unit, tenda keluarga 15 unit dan tenda posko 3 unit.
Foto: Dok. BerbagigenggamanpedulisesamaTerbatasnya dukungan logistik dan peralatan yang ada di BPBD, menyebabkan bantuan kepada pengungsi di beberapa lokasi belum terdistribusikan dengan cepat. Sementara lokasi banjir terdapat di 6 daerah, yaitu Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang, Kota Serang dan Kota Cilegon. Oleh karena itu, BNPB kembali memberikan bantuan logistik dan peralatan kepada BPBD Banten kemarin, 17 Januari 2012. Bantuan tersebut berupa dana siap pakai sebesar Rp 1 milyar, makanan siap saji 300 paket, lauk pauk 300 paket, tambahan gizi 300 paket, matras 300 lembar, tikar 300 lembar, kompor serba guna 300 buah, family kit 300 paket, kids ware 300 paket, selimut 300 lembar, mesin perahu kapasitas 18 PK 2 unit, tenda pleton 3 unit, tenda regu 6 unit, mobil rescue, ambulans, mobil dapur umum, mobil penjernih air, flexible tank 1000 liter 5 unit.
Total dana yang dikucurkan BNPB untuk membantu penanganan pengungsi banjir di Provinsi Banten telah mencapai Rp 3,9 milyar, yang terdiri Rp 1 milyar tunai dan Rp 2,9 milyar dalam bentuk logistik dan peralatan. Bantuan telah diserahkan kepada BPBD Provinsi Banten. Selain itu, BNPB juga terus memberikan pendampingan kepada BPBD Banten. Sementara dari Kementerian Sosial juga telah diberikan bantuan senilai Rp 1,3 milyar dalam bentuk logistik.
Foto: Dok. PMIBanjir yang berlangsung sejak Sabtu, 14 Januari 2012, telah melanda 6 kabupaten di Provinsi Banten, yaitu di Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Serang dan Kota Cilegon. Banjir melanda 42 kecamatan, 158 desa. Banjir juga mengakibatkan 26.499 kepala keluarga menderita, 2 orang meninggal dan 1 orang hilang, 1 orang dirawat di rumah sakit. Sementara itu, kerugian yang ditimbulkan akibat banjir adalah 2 jembatan rusak, 10 rumah hanyut, dan 27 rumah roboh. Lahan pertanian yang tergenang akibat banjir sejumlah 1.938 Ha dan 3 Ha tambak. Saat ini terdapat pengungsi yang berlokasi di 22 kantor kecamatan dan di 5 kantor desa.
Foto: Dok. Arsip.lkcBantuan yang telah disalurkan, meliputi makanan siap saji 615 paket, tambahan gizi 140 paket, selimut 110 paket, indomi 1.000 boks, beras 16 ton. Selain itu, masih ada lagi bantuan berupa lauk-pauk, sandang, kids ware, family kits, tenda gulung, tenda kompi, peralatan dapur, kompor, tikar, kelambu, masker, matras, sembako, air mineral, daster dan sarden.
Foto: Dok. DepsosSelama kondisi banjir, di lokasi juga sudah ada peralatan berupa 38 perahu karet, 11 tenda peleton, 15 tenda family, 1 pos PMI, 1 pos kesehatan, 3 dapur umum. Sumber bantuan berasal dari BNPB, BPBD Provinsi Banten, PT Candra Asri, Dinsos Provinsi Banten dan Pemerintah di masing-masing kabupaten.
Foto: Dok. CsrpkpuSaat ini yang masih dibutuhkan adalah bantuan makanan siap saji, dapur umum, air mineral, makanan pengganti ASI, beras, sembako, selimut, perlengkapan bayi, tikar, beras, kelengkapan mandi, serta air bersih.
Kemarin, Kepala BNPB bersama kementerian/lembaga melakukan pengamatan lagi dari udara dengan menggunakan helikopter. Sementara koordinasi penanganan darurat masih terus dilakukan bersama seluruh stakeholder.