Profil

dr. Handri, di UGD 'Berteman' Lagu Rhoma

Penilaian Pembaca: / 8
JelekBagus 

Safari Sidakaton

Senin, 28 November 2011

Saking cintanya terhadap lagu-lagu Rhoma Irama, dr. Handri sempat-sempatnya mendengar dan menyiarkannya lewat radio 'streaming'. Bahkan, saat di ruang UGD sekalipun...

dr. Handri di sela-sela bekerja dengan radio streaming-nya/ Foto-foto: Dok.dr. Handri di sela-sela bekerja dengan radio streaming-nya/ Foto-foto: Dok.

BAGI dokter yang satu ini, lagu-lagu yang didendangkan Rhoma Irama sudah tak asing lagi. Ratusan lagu Rhoma Irama melekat dan telah dihafalnya di luar kepala. Tidak itu saja, untuk membuktikan sebagai penggemar dari Rhoma Irama, ia juga tergabung dalam SFCI (Soneta Fans Club Indonesia), komunitas penggemar Rhoma Irama dan Soneta.

Ia juga menjadi Ketua SFCI Banyuwangi yang berdiri sejak Maret 2011 silam. Dialah dr. Handri Irawan, yang sehari-hari sebagai Kepala UGD RS Islam Fatimah, Banyuwangi, Jawa Timur. Dokter lulusan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini mengaku telah mengenal lagu Rhoma Irama sejak masih belia.

Sejak kecil, ia telah mengenal lagu Rhoma Irama yang diputar oleh kedua orang tuanya H. Rahmad Suudi dan Hj. Iis. Lagu-lagu Rhoma Irama juga kerap didengarnya dari Slamet, pakde-nya yang menjadi penyanyi dangdut di daerah Banyuwangi Jawa Timur. Ada beberapa lagu Rhoma Irama yang menjadi favoritnya. Diantaranya adalah yang berjudul Lima, Ghibah, Perjuangan, Doa serta Taqwa.

“Banyak yang hafal tapi belum semuanya,” kata dr. Handri Irawan kepada TNOL, Kamis (24/11).

Tetap konsisten mencintai lagu RhomaTetap konsisten mencintai lagu RhomaMengingat profesinya sebagai dokter,  maka wawancara dilakukan disela-sela menerima pasien. Terlihat ia sangat antusias menjawab ketika ditanya soal sosok Rhoma Irama. Saat ini, eksistensi Rhoma Irama memang belum bisa dikalahkan oleh penyanyi manapun di Indonesia. Bahkan, Raja Dangdut tersebut telah dikenal di hampir seantero dunia. Tidak heran, banyak kalangan yang sangat mengidolakan Rhoma Irama.

Menurut dr. Handri, ada perbedaan yang menyolok antara lagu Rhoma Irama dengan lagu-lagu lainnya. Syair-syair yang terkandung sangat bermakna dibandingkan dengan lagu-lagu lain. Selain itu, liriknya juga mendalam dan sarat dengan pesan moral. Ini tentu diperlukan di tengah krisis moral yang melanda generasi muda saat ini.

Ada satu lagu yang menjadi favorit dr. Handri Irawan. Lagu tersebut berjudul Taqwa.  Lagu tersebut menceritakan tentang derajat manusia di sisi Tuhannya, bukan karena hartanya; derajat manusia di sisi Tuhannya, hanya karena ketaqwaannya. “Itu lagu favorit saya,” papar ayah dua anak ini.

Sementara mengenai adanya pandangan negatif terhadap Rhoma Irama, karena kerap berpoligami, menurut dr. Handri mengidolakan lagu-lagu Rhoma Irama tidak berarti harus menjadi Rhoma Irama. Apalagi yang dilakukan Rhoma Irama seperti poligami juga tidak dilarang agama dan Rhoma Irama juga mengetahui ada persyaratannya.

Radio Streaming

Bersama sang idolaBersama sang idolaUntuk membuktikan kecintaannya pada Rhoma Irama, usai praktek ia menyempatkan diri untuk menyimak radio streaming. Radio streaming itu bernama Suara Soneta dengan jargon khasnya : “100 % Rhoma Irama”. Radio streaming ini bisa diakses dengan mengklik www.suarasoneta.com atau melalui BlackBerry dengan alamat http://bb.suarasoneta.com/ . Selain itu, radio streaming ini bisa juga diaplikasi di NUX Radio jika menggunakan ponsel berbasis Symbian, dengan masuk ke menu radio internet lalu ketik alamatnya http://live.suarasoneta.com:8002/.

“Saya berangkat kerja mutar lagu Rhoma di mobil. Dinas malam di UGD muter lagu Rhoma di laptop. Di rumah juga begitu. Lama-lama saya pikir, mengapa tidak membagi apa yang saya putar dengan orang lain. Akhirnya pikiran saya tertuju ke radio karena saya tiap hari online. Ya, jadilah bentuk radio streaming Suara Soneta,” ungkapnya.

Membuat radio streaming, sambung dr. Handri, selain tidak memerlukan ijin khusus, biayanya murah dan bisa secara langsung dikendalikan. Adapun tujuan dari radio tersebut adalah mempererat tali silaturahmi diantara penggemar Rhoma Irama di seluruh dunia.

Selain itu, melalui radio yang khusus memutar lagu-lagu Rhoma Irama tersebut menjadi sarana media dakwah amar ma’ruf nahi mungkar.

Bersama keluargaBersama keluarga“Biasanya pukul 03.00 WIB sore sepulang dari rumah sakit saya hidupkan komputer dan radio ini. Saya tinggal beraktivitas saja seperti biasa. Semua saya seting secara otomatis. Kalau pas pasien belum datang, saya sesekali bicara di radio,” paparnya.

dr. Handri menuturkan, peralatan radio streaming tersebut sangat sederhana, hanya sebuah PC lengkap dengan modem, earphone sekaligus mikrofon kecil. Untuk memudahkan dalam beraktivitas, maka komputer tersebut menjadi satu dengan ruang praktek di rumahnya yang terletak di Jl Makmur No. 9 Genteng, Banyuwangi.

“Cara aksesnya mudah, selain web, bisa juga di dengar lewat BlackBerry, Android dan hp Symbian,” tegasnya.

Radio streaming yang resmi mengudara sejak tanggal 28 Juni 2011 ini rutin melakukan siaran mulai pukul 15.00-23.00 WIB. Namun, terkadang siaran dimulai pada pukul 09.00 pagi hingga pukul 06.00 pagi esok harinya.

Sebagai radio non-konvensional, saat ini Suara Soneta hanya memutar lagu-lagu Rhoma Irama dan Soneta secara non-stop tanpa ada jeda suara penyiar. Untuk berinteraksi para pendengar bisa membuka akun http://www.facebook.com/suarasoneta. Lewat akun Facebook ini pendengar bisa me-request lagu-lagu yang disukainya.

Didengar Dunia

Rhoma Irama, idolanya sejak kecilRhoma Irama, idolanya sejak kecildr. Handri mengungkapkan, sejak mengudara 5 bulan lalu respon pendengar ternyata sangat positif. Dukungan dan saran banyak disampaikan baik melalui akun FB pribadi dr. Handri yang beralamat Handri Irawan (SFCI) maupun akun FB Suara Soneta. Yang lebih menggembirakan lagi, ternyata respon tersebut bukan hanya datang dari dalam negeri melainkan juga dari luar negeri seperti Amerika, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Hongkong bahkan Jerman.

“Radio kami berupa radio streaming, artinya hanya dipancarkan dan bisa didengar melalui internet. Jadi bisa menjangkau seluruh dunia dan didengar langsung di www.suarasoneta.com,” jelasnya.

Setelah Soneta Mania membuat website dan dr. Handri Irawan membuat radio streaming Suara Soneta, maka diharapkan komunitas penggemar baik yang tergabung dalam SFC, SFCI maupun lainnya dapat pula terinspirasi untuk membuat sesuatu yang berbeda untuk mensyiarkan syair-syair soneta ke seluruh pelosok penjuru dunia.  

Mengingat sangat mengidolakan Rhoma Irama, pada tanggal 26 Oktober 2011 kemarin, ia sempat bertemu dengan sang idola di studio MNC TV Jakarta. Waktu itu, ia bernegosiasi untuk memberikan tausiyah dalam pengajian di Banyuwangi, Jawa Timur.

“Saya sedang negosiasi dengan beliau (Rhoma) untuk rencana pengajian di Banyuwangi,” pungkasnya. (Sbh)

 

Nama: dr. Handri Irawan

Tempat/tgl lahir: Banyuwangi 18 Oktober….

Pekerjaan: - Kepala UGD RS Islam Fatimah, Banyuwangi, Jawa Timur

                 - Owner/Operator di  Radio Streaming Suara Soneta 100% Rhoma Irama

Pendidikan: - Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Magister Manajemen Rumah Sakit Universitas Brawijaya

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Comments  

 
#4 Huda Zopa 2012-02-05 11:14
mantab .....
Quote
 
 
#3 handri 2012-02-04 19:24
Quoting Hilman Fahrudin:
:roll:
assalamu'alaikum...salam kenal untuk suarasoneta, saya sudah coba play radio streaming-nya tapi kok ngga bisa yah...
tolong solusi-nya n online-nya jam berapa yah...
saya ingin bernostalgia dengan soneta group


saat ini, on air mulai jam 15.00 sore hingga jam 06.00 pagi harinya
Quote
 
 
#2 Hilman Fahrudin 2011-12-03 12:53
:roll:
assalamu'alaikum...salam kenal untuk suarasoneta, saya sudah coba play radio streaming-nya tapi kok ngga bisa yah...
tolong solusi-nya n online-nya jam berapa yah...
saya ingin bernostalgia dengan soneta group
Quote
 
 
#1 arywira 2011-11-28 20:00
wah.. tgl 26 Oktober ke MNC ya pak
ko kita ga ketemu yah hehhe

padahal saat itu disitu juga :D


suarasoneta mantaaaaaaaaaaa apppp !!
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh