Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Stuart Brody dari Universitas West Scotland menyebutkan kalau cara jalan perempuan ada hubungannya dengan masalah kemampuan orgasme.
Stuart berhasil membuktikan hal tersebut dengan penelitian yang dilakukan dengan mengamati dan merekam sekitar 16 mahasiswi asal Belgia. Usai merekam, Stuart langsung memberi pertanyaan yang berkaitan dengan kehidupan seks mereka. Dan, hasilnya?
IstimewaTernyata, memang ada hubungan antara jawaban yang diucapkan ke 16 perempuan yang diteliti dibanding dengan cara jalan mereka. Perempuan yang berjalan dengan langkah tegap, kaki lurus, ada gerakan memutar dipanggul dan tulang belakang (seperti gaya jalan model di catwalk) mempunyai nilai orgasme yang baik.
IstimewaNamun, perempuan dengan gaya jalan seperti itu juga menunjukkan tidak ada trauma dalam bercinta. Mereka sangat keterbukaan dan memiliki kebebasan.
Lantas, bagaimana dengan cara berjalan lainnya? Stuart mengungkapkan pada wanita yang berjalan agak aneh atau diluar dari jalan tegap tadi, dianggap bermasalah dengan pengalamn seks masa lalunya. Kok bisa? Yang jelas hanya itulah yang dijelaskan oleh Stuart karena ia tak memberi alasan lebih lanjut.
IstimewaLantas, apakah yang mempengaruhi cara jalan wanita itu? Ternyata, masih menurut penelitiannya si Stuart, cara jalan perempuan sangat dipengaruhi ketika ada rangsangan pada dinding vagina. Nah, bagaimana vagina bisa terangsang? Tentunya tergantung dari faktor-faktor yang bisa membuat rangsangan itu, bisa datang dari menonton film-film biru, bisa juga melihat lawan jenis, pasangan, dan sebagainya.
Selain itu, ternyata cara jalan juga bisa menunjukkan kepercayaan diri seorang perempuan. So, seperti apakah cara jalanmu? Agaknya perlu memperhatikan sejak kini agar tahu sejauh apakah orgasmemu!