Puisi

Penilaian Pembaca: / 0
JelekBagus 

Jumat, 13 Mei 2011

Ilustrasi: Thamrin MahesaraniIlustrasi: Thamrin Mahesarani

DALAM

Ini saat melipat malam beserta gambaran tentangmu yang bulan.

Aku bintang jatuh yang menjelma kolam taman tanpa riak, hampir tak berdasar.

BURUH

(terinspirasi dari puisi Soni Farid Maulana)

Bagai baut yang mesti siap dibongkar pasang.

Sementara....

Perut tak mudah menyerah!

HILANG

Mencari jejakmu dalamku.

Tak kutemukan diriku lagi.

Tersisa aromamu!

LONG DISTANCE

Musim semi tiba.

Kau tetap serupa pucuk yang sunyi lagi dingin.

Katamu, musim semi adalah senyumku setiap kali menjemputmu di pintu bandara.

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh