Anda tidak perlu menjadi jutawan untuk membawa perubahan. Dengan uang 25 Dollar, Anda bisa membeli 4 buah perangko untuk dikoleksi, atau bantal Teddy Bear melalu eBay. Atau, Anda dapat membantu Maria, dan mendapatkan kembali uang Anda di tahun berikutnya.
Setiap hari selama lima tahun, Maria menjual sandwich di tepi jalan dekat rumahnya di Saltur, sebuah desa di Peru Utara. Andai saja punya gerobak, Maria tentu dapat menjual hamburger dan bisa mendapatkan uang untuk menyekolahkan anaknya. Namun, ia tidak punya gerobak satupun.
Lalu, ia memohon pinjaman sebanyak $175 untuk membeli gerobak di www.kiva.org. Beberapa jam setelah mendaftarkan permohonannya, Maria memperoleh pinjaman dari masyarakat di AS, Kanada, Perancis, dan Inggris, yang tersentuh oleh ceritanya. Rencananya, ia akan mengembalikan pinjaman tersebut dalam waktu 13 bulan, dan mengirimkan laporan keuangan secara teratur selama kurun waktu tersebut.
Kiva, adalah sebuah situs web, organisasi nirlaba online peer-to-peer yang memberikan pinjaman mikro. Kiva telah membawa perubahan pada keuangan mikro dengan menghubungkan orang-orang yang memiliki uang untuk dipinjam, kepada masyarakat di negara-negara berkembang yang membutuhkan modal usaha, melalui Internet. Hanya dua puluh lima dollar, yang oleh sebagian orang AS dianggap sebagai uang receh, ternyata dapat membantu orang lain yang membutuhkan modal untuk memulai usaha, di belahan dunia lain.
Matt Salah satu pendiri Kiva (sebelah kanan) [Foto: Kiva Fellow Blog]
Dengan dukungan Omidyar Network, Kiva kemudian mengembangkan platform teknologinya, memperluas jaringan mitra di lapangan, dan berinvestasi dalam due-dilligence, serta memantau kemampuan peminjam dalam mengembangkan usahanya.
Sama seperti MySpace atau Facebook, Kiva berfungsi sebagai sebuah komunitas, sehingga Anda dapat melihat profil dari kreditur lainnya (lengkap dengan foto, kampung halaman, filosopi, dan portofolio) berikut apa yang mereka kerjakan. Kemudian Anda tinggal memilih usaha mana yang akan anda bantu.
Adalah Matt dan Jessica Flannery Jackley, yang mendirikan Kiva. Lalu, apa yang membuat Kiva berbeda dengan penyalur kredit mikro lainnya? "Jika Anda memiliki $ 10.000 untuk dipinjamkan, Anda akan memiliki banyak pilihan," kata Matt. "Namun, jika Anda hanya memiliki $ 25 untuk dipinjamkan, Kiva adalah satu-satunya pilihan."
Siklus Kiva: Bagaimana Kiva Bekerja [Ilustrasi: Kiva]
Seperti halnya sebagian besar orang yang terlibat di keuangan mikro, Flannery terinspirasi oleh Muhammad Yunus, pemenang Hadiah Nobel atas keberhasilan Grameen Bank-nya di Bangladesh.
Sejak diluncurkan pada tahun 2005, Kiva telah mengundang lebih dari $ 20 juta dalam bentuk pinjaman, dari lebih dari 100.000 orang.
Peminjam dapat memilih kepada siapa mereka akan meminjamkan uangnya. Mereka dapat meminjamkan dari $ 25 sampai $ 150 untuk setiap peminjam. Situs ini mendapatkan uang dari persentase pinjaman yang disumbangkan oleh peminjam.
Dengan proses ini, meminjamkan uang menjadi suatu hal yang menyenangkan. Matt bahkan berkata: "Kegiatan filantropi ini dapat menyebabkan ketagihan, karena sebagian besar peminjam tidak merasa sedang memberikan donasi, karena uang mereka nantinya akan kembali. Ada kepuasan tersendiri, karena mereka ada pada saat dibutuhkan."
Jessica Flannery, Salah satu pendiri Kiva [Foto: phorecast.com]
Apapun peran yang telah dilakukan Kiva dalam pengentasan kemiskinan, Kiva telah membawa perubahan pada kegiatan filantropi. "Kami berharap para peminjam dapat merasa menjadi bagian dari komunitas," ujar Shah, Presiden Kiva, seperti diungkapkan di Majalah Stanford.
Pendekatan yang dilakuakan oleh Kiva mengingatkan kita pada cerita yang ditulis oleh Loren Eiseley, tentang seorang lelaki yang melihat seorang anak kecil berjalan di sepanjang pantai yang sedang surut. Anak tersebut mengambil bintang laut yang terdampar, dan mengembalikannya ke laut. "Nak" kata lelaki itu. "Setiap hari, jika sedang surut, ada ratusan bintang laut yang terdampar di pantai ini. Kamu tidak akan pernah dapat membuat perubahan." Anak tersebut mengambil lagi satu bintang laut, melemparnya ke laut, sambil berkata,"Maka buatlah perubahan dengan bintang laut yang satu ini."
Jessica, Matt Flennery, Premal Shah dan tim mereka di Kiva telah mengubah dunia dengan cara seperti anak tadi. Satu per satu. [Dari berbagai sumber]
Comments
RSS feed for comments to this post