Foto: IstimewaAIRASIA X, maskapai penerbangan berbiaya hemat untuk rute jarak jauh afiliasi dari AirAsia, menandatangani kontrak kerjasama dengan GE untuk pembelian mesin CF6-80E1 untuk tiga pesawat A330-200 terbaru. Pesawat yang dijadwalkan tiba 2012 ini akan digunakan untuk mengoperasikan rute-rute dalam jaringan luas rute AirAsia, ke destinasi-destinasi di Eropa, Asia dan juga wilayah Pasifik dengan biaya hemat.
Foto: IstimewaAirAsia X dan GE juga sepakat bekerjasama dalam hal perawatan berkala, perbaikan serta overhaul mesin CF6-80E1 untuk jangka waktu selama 20 tahun. Mesin CF6-80E1 yang dipasok oleh GE ini akan meningkatkan performa AirAsia X, karena mesin ini memungkinkan jarak tempuh yang lebih jauh. Sistem pembakaran bahan bakar yang lebih baik serta ketahanan mesin yang telah terjamin lebih dapat diandalkan.
Pesawat A330-200 yang mampu terbang non-stop dari Kuala Lumpur ke Eropa ini memiliki konfigurasi dua tipe kelas, 24 flatbed untuk kelas Premium, serta 264 kursi kelas Ekonomi. Selama ini AirAsia merupakan grup maskapai penerbangan terbesar di wilayah Asia-Pasifik yang mengoperasikan pesawat Airbus.
Pada tahun 2010, AirAsia X mencapai rating terbaik dalam kelasnya dari segi reliabilitas teknis untuk pesawat A330. Komitmen untuk terus membeli pesawat-pesawat dan mesin berteknologi terbaik ini semakin menegaskan upaya AirAsia X untuk terus meningkatkan kualitasnya, dibarengi dengan biaya hematnya yang terbaik di dunia.
Kerjasama senilai lebih dari USD 600 juta ini dikukuhkan oleh Azran Osman-Rani, CEO dari AirAsia X dan Kevin McAllister, Vice President dan General Manager of Global Sales dari GE Aviation. Perdana Menteri Malaysia, YAB Datuk Seri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak juga turut menyaksikan penandatanganan kerjasama ini, bersama dengan Thomas Wygle, Vice President, Asia Pacific Sales dari GE Aviation, YB Tan Sri Rafidah Aziz, Chairman dari AirAsia X, Datuk Seri Dr. Tony Fernandes, Co-Founder dari AirAsia X serta Dato’ Kamarudin Meranun, Co-Founder yang juga merupakan Direktur AirAsia X.
Foto: IstimewaPenandatanganan kerjasama ini dilakukan di Ritz Carlton, Central Park, New York, Kamis (19/5). Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari manajemen senior AirAsia X dan GE, serta rekan-rekan media. Selain performa bahan bakar yang paling efisien di kelasnya, mesin CF6-80E1 ini juga menghadirkan ketahanan mesin yang lebih bagi AirAsia X. Semua ini membuat AirAsia X tetap sebagai salah satu maskapai penerbangan dengan usia pesawat termuda, dengan tingkat efisiensi bahan bakar yang paling baik.
YB Tan Sri Rafidah Aziz, Chairman dari AirAsia X menyampaikan, pembelian mesin GE dengan teknologi yang lebih canggih serta hemat bahan bakar akan mendorong ekspansi dan akan tetap berpegang teguh pada model bisnis AirAsia X. AirAsia X senantiasa termotivasi untuk menjadi yang terdepan dari segi inovasi.
“Dengan semakin berkembangnya jaringan rute, jumlah pesawat dan operasional kami, AirAsia X tetap setia menjaga komitmen untuk memiliki pesawat yang berusia muda, hemat bahan bakar serta ramah lingkungan untuk menghadirkan nilai lebih bagi penumpang dan para pemangku kepentingan,” paparnya.
Sementara itu Kevin McAllister mengaku merasa sangat bangga menjadi bagian dalam rencana ekspansi jangka panjang AirAsia X. Apalagi GE telah mampu mengintegrasikan teknologi terbaru di bagian compressor, combustor dan bagian turbin dari mesin CF6-80E1 untuk meningkatkan performa efisiensi bahan bakar, mengurangi emisi, dan meningkatkan engine time-on-wing yang akan memberikan keunggulan operasional AirAsia X.