Liputan

AIESEC Gelar Youth Entrepreneurship Conference

Penilaian Pembaca: / 0
JelekBagus 

Safari Sidakaton

Minggu, 10 April 2011

Meminimalisir tingginya angka pengangguran akibat semakin ketatnya persaingan mendapat pekerjaan.

BANYAK cara untuk mengembangkan bisnis di tengah keterbasan finansial. Yang pertama adalah harus belajar, membaca perkembangan situasi yang menarik saat ini dan melihat atau mengunjungi berbagai pameran untuk mengetahui sesuatu yang sedang menjadi trend.

Foto: Safari SidakatonFoto: Safari SidakatonKedua harus melakukan kerjasama atau partnership yang tujuannya untuk menutup segala kekurangan yang kita miliki. Misalnya, tidak punya waktu untuk memantau bisnis maka bisa diserahkan kepada orang lain yang punya waktu. Atau, jika kita tidak punya modal tapi yang dimiliki hanya ide maka bisa bekerjasama dengan pemilik modal untuk melakukan suatu usaha baru.

Hal tersebut dikatakan Asep Sulaman Sabanda, President Director PT Santika Duta Nusantara, saat menjadi pembicara dalam Youth Entrepreneurship Conference yang digelar AIESEC di Auditorium Pusat Studi Jepang, Fakultas Ilmu Pengeteahuan Budaya, Universitas Indonesia – Depok, Jumat (8/4).

Menurut Asep dalam paparannya yang berjudul how to plan your business mengatakan, kerjasama dengan pihak lain harus dilakukan karena jika suatu bisnis mengalami kegagalan maka kemampuan yang kita miliki tidak akan berkembang. Oleh karena itu dari pada jalan sendiri maka lebih baik berpartner dengan orang lain agar suatu bisnis bisa lebih eksis.

Foto: Safari SidakatonFoto: Safari Sidakaton“Kita pasti akan mendapatkan partner tapi harus sabar karena apa yang kita rencanakan tidak harus hari ini terlaksana,” jelasnya. Selain Asep Sulaiman Sabanda, hadir sebagai pembicara pada hari pertama Youth Entrepreneurship Conference adalah Joseph Lumban Gaol, CEO PT Antar Mitra Perkasa m-STARS, yang berbicara mengenai Where to Get Fund to Start a Business dan Yulisianne Sulistiyawati, Founder & President Director PT. Pazia Pillar Mercycom, yang berbicara mengenai effective ways to promote your business.

Foto: Safari SidakatonFoto: Safari SidakatonSementara pada hari kedua (9 April 2011) hadir tiga pembicara yang bertujuan memberi kompetensi dan skill advance untuk menjadi seorang wirausaha. Pembicara yang menyampaikannya adalah, Henky Eko Sriyantono, President Director Bakso Malang Kota “Cak Eko”, yang berbicara mengenai shape, manage and control your business.

Lyra Puspa, Founder of Business Pillar Acceleration, yang berbicara mengenai trend methods to expand and grow your business dan Ardantya Syahreza, yang memberikan motivation talk dengan tema “Now or Never”.

Youth Entrepreneurship Conference yang digelar AIESEC merupakan acara penutup dari PBOX (Project Based on Exchange) Entrepreneur yang telah berlangsung sejak bulan Februari lalu. Konferensi ini bertujuan mengembangkan kesadaran berwirausaha kepada generasi muda dan diharapkan dapat merealisasikannya sejak dini guna meminimalisir tingginya angka pengangguran yang diakibatkan semakin ketatnya persaingan untuk mendapatkan pekerjaan.

Foto: Safari SidakatonFoto: Safari SidakatonYouth Entrepreneurship Conference ini diharapkan dapat menjadi sebuah wadah bagi masyarakat Indonesia untuk menambah wawasan, skill, serta peluang untuk memulai bisnis yang dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausahawan. Melalui hal tersebut, diharapkan agar masyarakat Indonesia dapat menjadi individu kreatif dalam menciptakan lapangan kerja baru sehingga dapat turut menyelesaikan permasalahan bangsa di masa mendatang.

Mengenai AIESEC

AIESEC adalah Organisasi Internasional yang memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka sehingga dapat memberikan pengaruh positif di masyarakat. Sejak pertama kali berdiri pada tahun 1948 sampai sekarang, AIESEC merupakan organisasi mahasiswa terbesar dan terkuat di dunia, yang beroperasi di 1.700 Universitas di 110 negara.

Dalam mencapai visinya yaitu menyediakan kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri, maka AIESEC setiap tahunnya menyediakan lebih dari 10.000 leadership opportunities, menawarkan 7.500 kesempatan magang di luar negeri dan mengadakan lebih dari 470 konferensi baik internasional maupun nasional kepada anggotanya.

Dengan fokus dalam membangun personal networks dan menggali tujuan dan cita-cita masa depan, AIESEC mempunyai suatu cara yang inovatif untuk menarik dan mengembangkan generasi muda sehingga bisa menjadi positive agent of change.



 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Comments  

 
#1 inoek 2011-04-11 08:25
go.. AIESEC go.. :-)
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh