Liputan

LOH Bikin 'Pink' Mausoleum OG Khouw

Penilaian Pembaca: / 1
JelekBagus 

Nopiyanti

Jumat, 17 Pebruari 2012

'Pink' bersama di Mausoleum OG Khouw/ Foto-foto: Putu Dinar'Pink' bersama di Mausoleum OG Khouw/ Foto-foto: Putu DinarMinggu 12 Februari lalu, komunitas Love Our Heritage (LOH) menjalankan agenda bulanan membersihkan Mausoleum OG Khouw di TPU Petamburan, Jakarta. Berhubung waktu bakti royong tidak jauh dengan Valentine's Day yang jatuh setiap 14 Februari, LOH menetapkan dress code serba pink kepada seluruh anggota, juga orang-orang yang ikut bakti royong. Otomatis mereka membuat 'pink' Mausoleum OG Khouw.

"Peserta yang hadir 38 orang, terdiri dari teman-teman di Bogor, Tangerang dan Kelapa Gading," ujar PO Bakti Royong bulan Februari 2012, Rosalina Rita kepada TNOL.

Rita mengatakan, selain merayakan Hari Kasih Sayang, LOH memberi kejutan kepada Jamaludin, salah satu peserta yang selalu berpartisipasi bersih-bersih Mausoleum OG Khouw. LOH juga menggelar berbagai games menarik. Tak lupa, mereka juga mengajak peserta bakti royong keliling makam TPU Petamburan yang memiliki beragam makam orang-orang dari berbagai negara.

Menyusuri TPU PetamburanMenyusuri TPU PetamburanSatu lagi yang tak kalah menarik adalah kejutan dari anggota penasihat LOH, Soenanto Soepran. Kejutan ini, bahkan tidak diketahui oleh Rita dan Putu Dinar sebagai koordinator acara. Soenanto mempersiapkan persembahan untuk OG Khouw dan istri. Dia memberikan bunga-bunga yang dirangkai dan diletakkan di mangkok.

Lantaran bakti royong sekaligus memperingati Valentine's Day, Soenanto mengenakan pakaian serba pink. Dia pun membawa oleh-oleh berupa karet rambut pink untuk enam orang perempuan berambut panjang.

Dia juga membawa satu tandan pisang mas untuk merayakan Hari Kasih Sayang tersebut. Soenanto membawanya dari Bandung ke Jakarta dengan menggunakan kendaraan umum, sehingga membuat anggota LOH lainnya trenyuh.

Makanan tradisional disajikan memperingati Valentine's DayMakanan tradisional disajikan memperingati Valentine's Day"Pak Soenanto berangkat dari rumah naik kendaraan umum dengan barang bawaan yang tidak ringan. Padahal, Pak Soenanto jalannya sudah dibantu tongkat. Ini menunjukkan betapa besar cinta dan dedikasinya kepada komunitas dan kepada kita semua," ucap Ferry Guntoro.

Ferry berharap, Soenanto selalu sehat, mendapat rezeki melimpah dan panjang umur. Acara pun beralih ke perayaan ulang tahun Jamaludin yang ke-20. Sebelum merayakan ultah, Rita 'mengerjai' Jamal terlebih dahulu. Rita menugaskan Jamal membagi-bagikan makanan tradisional kepada semua peserta bakti royong. Seluruh yang hadir langsung memberikan ucapan selamat kepada Jamal.

Bagi Jamal, ini merupakan ulang tahun pertama yang dirayakan di makam. "Jamal sangat senang sekali," kata Rita.

GamesGamesAcara berlanjut terkait penjelasan visi, misi, semboyan dan pedoman LOH oleh Koordinator LOH, Amelia Devina. Amel beserta penasehat LOH Adjie Hadipriawan kemudian didaulat menjadi juri untuk game 'Susun Kalimat' berisikan visi dan misi LOH. Game 'Susun Kalimat' ini dimenangkan grup Mawar yang terdiri dari Dece, Renny, Andhika, Theo dan Andi.

Mereka baru kenal di lokasi, namun sudah bisa menjalin kerjasama dengan baik. "Mereka menang, katanya dari hasil kerjasama," tutur Rita.

Game 'Susun Kalimat' pun usai, tapi masih ada satu game lagi, yakni game 'Jeruk'. Jeruk diletakkan di tengah-tengah dahi dua orang, kemudian mereka joget diiringi musik. Bagi yang tidak menjatuhkan jeruk, keluar sebagai pemenangnya.

Nah, game ini mendapat sambutan hangat dari peserta. Mereka antusias mengikuti dan segera mencari pasangan. Hebatnya, Soenanto yang sudah sepuh berminat mengikuti lomba. "Pas mau game, saya tanya ke Eyang Soenanto, mau ikutan game? Dia jawab mau, jadi dia ikutan. Wah Eyang bener-bener hebat karena masih semangat saja," jelas Rita.

Setelah peserta siap, panitia memutar lagu Bang Toyib sampai selesai. Sebagai pemenang game ini, Dece dan Renny serta Theo dan Andhika. Kordinator LOH Amelia Devina dan Penasehat LOH Adjie Hadipriawan sangat suprise dengan games yang digelar. Mereka juga tidak menyangka, koordinator kali ini bisa membuat games seperti itu. (Sbh)

Sunanto yang sudah 'sepuh', semangat ikutan lomba jogetSunanto yang sudah 'sepuh', semangat ikutan lomba joget

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh