Usia tak menjadi penghalang buat mereka untuk tetap eksis dan berekspresi lewat musik. Itulah El Dimaretta band, yang berpersonilkan ibu-ibu Setneg..
El Dimaretta beraksi di atas panggung/ Foto-foto: Nopi TNOL
SEBUAH band biasanya identik dengan kalangan anak muda, terutama kaum pria. Bahkan, rata-rata band yang beredar di Indonesia didominasi mereka. Kalaupun ada band beranggotakan perempuan bisa dihitung dengan jari, semisal She. Band ini seluruhnya berisikan perempuan yang pandai main alat musik. Usia mereka pun masih terbilang muda.
Nah, bagaimana bila band perempuan semuanya ibu-ibu? Pastinya luar biasa, karena jarang seorang ibu bisa nge-band, apalagi memainkan alat musik. Ini terdapat di Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sekretariat Negara. Mereka tergabung dalam band El Dimaretta.
Personilnya terdiri atas Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementrian Sekretariat Negara, Ima Basarah Garibaldi (keyboard), Ita (drum), Retno (gitar), Dina (bass) dan Ela (melodi/vokal).
Mereka tampil saat acara Apresiasi Seni, Kesehatan dan Pendidikan (ASKP) di Gedung Serba Guna Kementerian Sekretariat Negara. Ketika nama mereka dipanggil pembawa acara, penonton yang memenuhi tempat tersebut sontak memberikan aplaus. Terlebih saat mereka berada di atas panggung dan menempati posisi masing-masing.
Semua personil masih enerjikMaklum, biasanya dalam sebuah acara Dharma Wanita hanya terdapat tarian dan nyanyian. Sementara band sangat jarang ditampilkan, alhasil saat mereka unjuk kebolehan semua penonton ikut terpukau.
Permainan mereka juga tidak kalah bagus dari band pria. Ima sangat lihai memainkan tuts keyboard, Ita sebagai penggebuk drum juga tak kalah bagus. Gebukan-gebukannya sangat terasa dan selaras dengan pemain musik lainnya. Betotan bas Dina juga keren abis, begitupula petikan gitar dari Retno dan permainan melodi Ela.
Sebagai vokalis, Ela menyapa penonton. Tak lupa menyebutkan lagu-lagu yang dibawakan. Saat bernyanyi keempat personil lainnya kebagian menjadi backing vocal Ela.
Mereka berlima memainkan beraneka ragam lagu baik ber-genre rock, lagu daerah serta lagu kesukaan anak muda. Antara lain lagu yang dipopulerkan Nicky Astria berjudul Biar Semua Hilang dan single dari band Seventeen, Jagalah Selalu Hatimu.
Saat membawakan lagu-lagu itu, Ela selaku vokalis terkadang mengajak penonton menyanyi bersama, terutama saat lagu daerah. Penonton yang hafal syair langsung ikutan menyanyi.
Tampil penuh semangatSelesai membawakan setiap lagu mereka mendapat tepukan tangan. Sampai-sampai penonton ingin mereka tetap bernyanyi. Berhubung waktu terbatas, mereka hanya bisa membawakan beberapa lagu. Menurut Ela, bandnya baru terbentuk empat bulan lalu.
"Nama band, kita ambil dari nama-nama personil," jelas Ela kepada TNOL usai tampil di Gedung Serbaguna Sekretariat Negara, Selasa (7/2).
Mereka berlima merupakan anggota Dharma Wanita yang menyukai musik dan bernyanyi. Mereka berinisiatif membentuk band dan mendapat sambutan baik dari yang lainnya. Mereka berlatih seminggu sekali dan dilatih oleh Johan. Penampilan mereka di acara Apresiasi Seni, Kesehatan dan Pendidikan ini baru yang pertama kalinya.
Meski tampil perdana dihadapan orang banyak, mereka tidak merasa grogi karena sudah mempersiapkan diri dengan baik. Selain latihan band, mereka juga sering mengaji bersama anggota Dharma Wanita lainnya. "Jadi kita balance, duniawi dan akhirat," ucap Ela. (Sbh)