Liputan

AirAsia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Penilaian Pembaca: / 2
JelekBagus 

Safari Sidakaton

Jumat, 18 November 2011

Foto: IstimewaFoto: IstimewaAIR ASIA Indonesia, maskapai lokal yang merupakan bagian dari keluarga besar maskapai penerbangan hemat biaya terbaik di dunia, AirAsia, hari Kamis (17/11) ini resmi mengoperasikan penerbangan internasional di rumah baru berkonsep ramah lingkungan sekaligus modern, yakni Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Indonesia. Sebelumnya, Terminal 3 juga merupakan basis operasional AirAsia Indonesia khusus untuk penerbangan domestik sejak 15 April 2009.

Dharmadi, AirAsia (Foto: Istimewa)Dharmadi, AirAsia (Foto: Istimewa)Berdasarkan rilis yang diterima TNOL, Kamis (17/11) menyebutkan, AirAsia Indonesia kini mengonsolidasikan operasionalnya di Jakarta di dalam satu terminal dengan terbang ke destinasi-destinasi domestik dan internasional dari Terminal 3. Penerbangan internasional perdana AirAsia di terminal tersebut dilakukan pagi ini pukul 05.00 WIB, rute Jakarta – Penang, dengan nomor penerbangan QZ 7668.

"Bagi kami, jelas sekali bahwa Terminal 3 merupakan fasilitas umum kebanggaan bangsa. Terminal yang modern ini merupakan cerminan komitmen dari Angkasa Pura II untuk menghadirkan bandara kelas dunia, yang akan menjadi tolok ukur baru untuk sebuah bandar udara," ujar Dharmadi, Presiden Direktur dari AirAsia Indonesia.

Foto: IstimewaFoto: IstimewaDitambahkan olehnya, “Kami merasa sangat terhormat menjadi maskapai penerbangan pertama yang menerbangi rute internasional dari Terminal 3. Tidak hanya akan meningkatkan performa dari segi operasional kami saja, namun yang lebih penting Terminal 3 dapat memberikan pengalaman terbang yang berbeda bagi penumpang kami .”

Berbagai Fasilitas Terbaik

Di samping itu, pengintegrasian operasional AirAsia di Terminal 3 akan memungkinkan penumpang untuk melakukan perpindahan dari penerbangan domestik ke internasional dan sebaliknya, dengan lebih nyaman. Tersedianya fasilitas Fly Thru membuat Jakarta terhubung dengan berbagai destinasi menarik seperti Melbourne, Gold Coast, Chengdu, Hangzhou (Shanghai), Bombay, Christchurch, New Delhi, Seoul, Tokyo, Osaka, Taipei, Paris dan London.

Foto: IstimewaFoto: Istimewa“Dalam jangka panjang, kami berharap dapat mentransformasi Jakarta menjadi salah satu hubungan penting dalam lalu lintas penerbangan internasional,” ungkap Dharmadi.

Terminal 3 menawarkan segalanya yang didambakan dari sebuah bandar udara seperti desain modern, jaringan WiFi gratis dan air siap minum yang telah terfiltrasi dengan baik, sekaligus mengadopsi konsep ramah lingkungan. Terminal ini lebih mengandalkan pencahayaan alami, sehingga konsumsi listrik juga menjadi lebih hemat.

“Kami sangat senang dapat beroperasi dari sebuah rumah yang juga mencerminkan visi kami yang selalu berpandangan ke depan, eco-friendly, dan inovatif. Dengan senang hati kami menyambut seluruh penumpang di Terminal 3 di mana mereka dapat menikmati fasilitas-fasilitas terbaik,” sambung Dharmadi.

Foto: IstimewaFoto: IstimewaDemi kenyamanan dan kemudahan penumpang, AirAsia Indonesia juga menyediakan masing-masing 4 (empat) unit kios self check-in untuk penerbangan domestik dan internasional. Penumpang dapat melakukan self check-in melalui kios ini mulai dari 24 jam sebelum hingga satu jam jelang waktu keberangkatan.

Segera dengan Airbus A 320

Layanan self check-in juga tersedia di website AirAsia, atau melalui aplikasi mobile untuk ponsel pintar BlackBerry, iPhone dan Android. Seluruh aplikasi ini dapat diunduh dengan mengetik kata kunci ‘AirAsia’ di Blackberry App World, iTune App Store dan Android Marketplace.

Widijastoro Nugroho, Direktur Marketing dan Distribusi dari AirAsia Indonesia menjelaskan, “Layanan self check-in kami sangat user-friendly. Untuk penumpang yang check-in melalui website, mereka hanya perlu mencetak boarding pass untuk kemudian ditunjukkan di bandara.

Sementara bagi pengguna layanan mobile check-in, mereka akan menerima 2D barcode sebagai bentuk konfirmasi dan boarding pass dapat dicetak hanya dengan memindai barcode tersebut di bandara. Bagi penumpang yang membawa bagasi, tas dapat diserahkan di loket drop-off bagasi pada saat melakukan verifikasi dokumen.”

AirAsia Indonesia segera mengoperasikan satu tipe pesawat, yakni Airbus A320, jelang akhir tahun ini. Pada tahun depan akan tiba lima buah pesawat lagi, sehingga AirAsia Indonesia secara total mengoperasikan sebanyak 21 unit Airbus A320. Pada 2012, maskapai penerbangan hemat biaya ini menargetkan untuk menerbangkan sekitar 4 juta penumpang dari hub Jakarta, meningkat sekitar 33 persen dari jumlah tahun ini yaitu sekitar 3 juta penumpang.

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh