Liputan

'Garuda Indonesia Soft Tennis Championship 2011' Digelar

Penilaian Pembaca: / 1
JelekBagus 

Adji Soedibjo

Jumat, 16 September 2011

Ajang langka 'soft tennis' di Indonesia, kali ini disponsori oleh Garuda Indonesia sebagai dukungan kepada tim nasional jelang SEA Games...

Konferensi Pers/ Foto: AntaraKonferensi Pers/ Foto: AntaraPengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti) bersama Garuda Indonesia menyelenggarakan Turnamen Garuda Indonesia Soft Tennis Championship 2011 di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta, dari tanggal 16 hingga 18 September 2011.

Para pemain tim soft tennis Indonesia yang disiapkan untuk menghadapi SEA Games XXVI menargetkan tampil semaksimal mungkin pada Turnamen Garuda Indonesia Soft Tennis Championship di Jakarta, 16-18 September, karena kekuatan lawan di atas rata-rata pemain Indonesia.

Turnamen Garuda Soft Tennis Championship ini diikuti Indonesia, Jepang, China Taipei, Korea Selatan dan tuan rumah Indonesia. Persiapan menghadapi SEA Games, tim pelatnas soft tennis bermaterikan Prima Simpatiaji, Ferly Montolalu, Prihatin, Hendri Susilo Pramono, Eddy Kusdaryanto di bagian putra, sedangkan Wukirasih Sawondari, Septi Mende, Julia Sanger, Dwi Rahayu Pitri, Maya Rosa di bagian putri, dan mereka semua telah siap ikut bertanding di Garuda Indonesia Soft Tennis Championship 2011 kali ini.Hendri Susilo Pramono/ Foto: Bernardus WijayakaHendri Susilo Pramono/ Foto: Bernardus Wijayaka

Tim nasional soft tennis di tahun 2011 telah mengikuti turnamen di Laos, Jepang, China Taipei, China dan Polandia sehingga diharapkan uji coba kali ini bisa menggambarkan kekuatan tim nasional soft tennis.

"Jepang, Korsel dan China Taipei merupakan jagonya soft tennis di dunia. Karena itulah target kami tampil sebaik mungkin. Nanti dapat kita saksikan sendiri bagaimana teknik mereka servis. Terkadang bola jatuh ke lapangan kita dan memantul kembali ke lapangan mereka tanpa kita pukul," kata salah seorang pemain Indonesia, Hendri Susilo Pramono, di Jakarta, Kamis sore (15/09) dalam kesempatan konferensi pers di Hotel Menara Peninsula.

Pada pertandingan hari pertama Jumat (16/9), di lapangan tenis Hotel Sultan, dimainkan nomor beregu putra-putri babak penyisihan hingga final. Pada hari Sabtu (17/9) dimainkan nomor tunggal putra-putri. Pada hari Minggu (18/9) ditampilkan nomor ganda putra-putri dan ganda campuran.

Soft tennis mulai dikenal di Indonesia tahun 1988. Setelah beberapa tahun hidup, cabang olahraga ini perlahan-lahan menghilang. Soft tennis kini muncul lagi karena akan dipertandingkan pada SEA Games Ke-26 yang rencananya berlangsung pada bulan November mendatang di Palembang.

Septi Mende/ Foto: AntaraSepti Mende/ Foto: AntaraSoft tennis memiliki induk organisasi Persatuan Soft Tenis Indonesia (Pesti). Namun saat ini tidak diketahui apakah Pesti masih aktif atau tidak. "Saat ini keberadaan soft tennis masih 'difasilitasi' oleh Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia atau Pelti," tutur Wakil Sekjen PP Pelti, Ferry Raturandang. Dia menjelaskan bahwa soft tennis bernaung di bawah Federasi Soft Tennis Internasional (ISTF). Sementara tenis di bawah Federasi Tenis Internasional (ITF). "Jadi Pelti hanya mengakomodasi sementara untuk keperluan SEA Games Ke-26. Setelah SEA Games kami harapkan Pesti dapat aktif kembali," lanjut Ferry menambahkan.

Turnamen Garuda Soft Tennis Championship ini jelas merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh para pemain Indonesia menghadapi SEA Games nanti. Indonesia menargetkan merebut setidaknya lima dari tujuh medali emas yang diperebutkan pada SEA Games nanti.

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh