Sebagian DVD Drama Korea (Foto: Fitryan GD)MARAKNYA peminat drama Korea terutama di kota-kota besar, tak pelak lagi memberi berkah bagi para penjual DVD bajakan di kaki lima dan di pusat-pusat perbelanjaan. Bahkan, sebuah 'lapak' yang berhasil ditemui TNOL mengaku, pembelian DVD bajakan untuk drama-drama Korea mencapai 50%.
Ocin, Pedagang DVD (Foto: Safari)“Biasanya mereka membeli nggak cuma satu judul, tapi beberapa judul, apalagi kalau ada drama terbaru dan bagus, pembelian pasti meningkat,” ujar Tini, karyawan toko DVD bajakan di kawasan Point Square, Cilandak, Jakarta. Dan, mereka umumnya pembeli yang memang maniak drama-drama Korea.
Mereka umumnya pelanggan setia dari sebuah toko DVD bajakan sehingga sering minta informasi dari pemilik toko untuk memberitahu drama-drama terbaru yang sudah ada di tokonya. Bahkan ada pembeli yang memang sudah menantikan drama-drama itu hadir di Indonesia, karena sebelumnya mereka mendapat informasi bahwa drama tersebut sedang tayang di Korea dan mendapat sambutan yang cukup baik.
Foto: IstimewaSaat TNOL mengunjungi pedagang DVD bajakan di kawasan Pasar Tradisional Cibinong, Jawa Barat, mereka mengakui bahwa penjualan DVD bajakan drama Korea menempati posisi teratas. Bahkan, hari libur seperti hari Minggu, penjualan akan meningkat hingga 50 persen.
You Are My Destiny/ Foto: IstimewaHal ini diakui Ocin, yang juga membuka lapaknya di kawasan Pasar Tradisional Cibinong. Akibatnya, Ocin bisa mengantongi uang hampir Rp 1 juta per hari. Sementara, di hari biasa hanya berkisar Rp 300.000 hingga Rp 400.000 per hari.
“Biasanya kalau peminat film sedang sepi, saya menelpon penggemar drama-drama Korea, mengabarkan ada drama-drama terbaru atau menawarkan drama-drama lama tapi banyak pembelinya. Dan, ternyata mereka berminat sehingga hari itu pun ada pemasukan,” ujar Tini.
Karena drama-drama Korea untuk satu judul umumnya berisi minimal 3 keping, maka menjual drama-drama Korea sebenarnya cukup menguntungkan. Apalagi dengan bonus 1 keping untuk setiap pembelian 10 keping, jadi mereka tak cuma beli 1 judul drama. Terkadang bisa sampai 3 atau 4 judul drama. Harga bervariasi tergantung lokasi, ada yang Rp 6.000 per keping hingga Rp 8.000 per keping.
Pedagang DVD di pinggir jalan (Foto: Safari)Dari Remaja Hingga Dewasa
Siapa sajakah pembeli setia DVD bajakan drama-drama Korea ini? Mereka umumnya dari kaum ABG hingga dewasa. Kebanyakan wanita, namun bukan berarti pria tak ada yang meminati, hanya jumlahnya sedikit. Mereka tak cuma ibu rumahtangga, tapi juga pekerja bahkan wanita karier.
Wawan Pedagang DVD (Foto: Safari)Saat TNOL mengunjungi lapak-lapak penjualan DVD di Cibinong, drama-drama Korea dipajang berjajar rapi. Diakui oleh Ocin, drama Korea yang banyak dicari yang bertema pecintaan atau romantika kehidupan seperti Play Full Kiss, Rainbow Sweetheart, My Girl dan Symphony of Fate. Sementara yang bertema hantu atau horror peminatnya hanya sedikit.
Dulu, saat drama seri Boys Before Flower sedang naik daun, penjualan meningkat drastis. Apalagi jika drama tersebut sedang tayang di salah satu televisi swasta, peminat pun semakin banyak. Seperti yang diakui oleh Tini, saat Queen Of Several sedang tayang di Stasiun TV Indosiar, peminat drama tersebut sangat banyak.
Foto: Istimewa“Mereka melihat tayangan di TV, terus mereka penasaran akhirnya seperti apa, dan mereka pun membelinya,” ujar Tini. Makanya, penayangan di televisi cukup membantu penjualan dvd bajakan drama-drama Korea.
Karena menyediakan berbagai judul drama Korea, Ocin mengaku mempunyai langganan tetap yang berasal dari Jakarta dan Bogor. Para pelanggannya sebagian besar ABG perempuan. “Kalau yang laki kebanyakan mencari film barat,” jelas lelaki yang sudah dua tahun berjualan CD dan DVD ini.
Sebagian DVD Drama Korea (Foto: Fitryan GD)Sementara terkait pasokan CD dan DVD, Ocin mengaku selama ini tidak ada masalah. Semua CD dan DVD dipasok oleh bos-nya. Bos tersebut membeli CD dan DVD di kawasan Glodok, Jakarta. Biasanya barang-barang tersebut disuplai seminggu sekali.
Sementara itu Wawan (20), pedagang CD dan DVD di Pasar Minggu mengatakan, peminat drama Korea memang banyak. Namun hal tersebut tidak didukung dengan pasokan yang maksimal. Selama ini banyak peminat drama Korea yang kecewa karena tidak bisa mendapatkan judul –judul terbaru. “Banyak permintaan tapi untuk drama yang baru sementara ini kosong. Yang ada drama-drama yang lama saja,” ujarnya.