Ingin merasakan sensasi makanan tradisional Jepang dengan bahan bakunya ikan mentah?
Salah satu hidangan sushi di Sushi Nest Resto/ Foto: Safari TNOLCobalah mampir ke Sushi Nest yang terletak di Jalan Margonda No.520 Depok, Jawa Barat. Posisinya sekitar 100 meter dari fly over UI dari arah Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Restoran ini dikenal sebagai pelopor dari berbagai restoran Jepang untuk wilayah Depok atau the first Japanese resto at Depok. Buka pertama kali pada tanggal 10 Oktober 2010 lalu dengan menempati ruko dua lantai. Asyiknya, Anda bisa 'icip-icip' puluhan menu yang disediakan.
Setidaknya, ada 80 menu yang disajikan untuk memenuhi selera makan pengunjungnya. Bahkan, dalam rangka pengembangan produk, restoran yang memiliki 9 pegawai ini telah menciptakan 17 menu baru, diantaranya adalah Idaho Roll, Mongibi Roll, Unagi Oshi Roll, Hot Salmon Roll, Red Island, Chikua Roll dan Crabby Roll.
Earnest dan cikal-bakal restonya/ Foto: Dok.Semua menu tersebut sangat istimewa, mengingat bahan bakunya seperti beras, nori (rumput laut), tango (telur ), kyuri (timun ) langsung didatangkan dari 'Negeri Matahari Terbit'.
Sementara ikan salmon didatangkan dari Finlandia. Ada juga nasi goreng dan es krim yang juga berbahan-bahan asli Jepang, sehingga rasanya berbeda pada umumnya.
Harga dari berbagai menu tersebut juga terjangkau. Artinya, tersedia berbagai pilihan dari harga Rp 8 ribu hingga 36 ribu. Tidak heran, resto yang setiap hari buka dari pukul 09.00-22.00 WIB ini selalu ramai dikunjungi pelanggan di sekitar Depok, Jawa Barat.
'Salmon Salad Roll'/ Foto: Dok."Resto ini konsisten dalam hal rasa, porsi dan penyajian. Semua tidak berubah. Bahkan penyajian kami lakukan sebaik mungkin demi kepuasan pelanggan," kata Haryanto N Laksono, Manager Sushi Nest, terkait banyaknya pelanggan yang selalu datang ke restorannya.
Demi kepuasan pelanggan, sambung Haryanto, Sushi Nest juga menerapkan konsep the real bos is customer, artinya 'pelanggan adalah bos sebenarnya'. Jika ada pelanggan yang tidak puas dengan menu yang disajikan, maka bisa minta ganti menu lainnya secara gratis. Hal inilah yang membuat pelanggan selalu datang kembali, meski ada resto sejenis yang buka di wilayah Jl Margonda Depok.
Kios Truk
Haryanto menuturkan, operasional Sushi Nest berawal dari truk yang dimodifikasi menjadi kios makanan. Mobil kios tersebut buka setiap hari di depan ruko yang ditempati Sushi Nest saat ini. Selama satu bulan, mobil kios tersebut membuka gerai. Ternyata respon pelanggan positif sehingga setiap harinya selalu ramai dikunjungi.
Sushi Nest Resto/ Foto: Safari TNOLHal inilah yang membuat Earnest, pemilik Sushi Nest menyewa ruko yang dijadikan sebagai kios permanen hingga saat ini. "Pada Oktober 2010 akhirnya menempati ruko karena masyarakat memberi respon positif. Setiap harinya jumlah pengunjung semakin bertambah banyak," paparnya dengan senyum.
Saat ini Sushi Nest juga telah membuka gerai di Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat dan Jl Pajajaran, Bogor. Hal tersebut untuk memudahkan masyarakat Indonesia agar bisa menikmati berbagai menu Jepang yang sarat dengan protein dan vitamin. Dan, hal itu menjadi misinya membuka gerai makanan. (Sbh)