Kuliner

'Icip-icip' Pindang Baung Sri Melayu yang Sempurna

Penilaian Pembaca: / 1
JelekBagus 

Subhan Hardi

Jumat, 06 Januari 2012

Resto Sri Melayu, Palembang layak direkomendasikan dengan hidangan Pindang Baung-nya yang sangat lezat. Nggak percaya, cobain deh....

Pindang Baung disajikan dengan kuah yang menyegarkan/ Foto-foto: UusPindang Baung disajikan dengan kuah yang menyegarkan/ Foto-foto: Uus

Berkunjung ke Kota Palembang, Sumatera Selatan, rasanya tak lengkap jika belum mencoba menu lezat yang satu ini. Itulah Pindang Baung, yang sangat bercitarasa Palembang dengan racikan bumbu dan jenis ikannya yang khas pula.

Dibilang khas, karena ikan Baung termasuk ikan air tawar yang terbilang liar dan belum bisa diternakkan secara massal. Karena itu, jenis ikan ini populasinya tidaklah besar dan kebetulan habitatnya banyak dijumpai di beberapa sungai di Sumatera Selatan.

Sebenarnya, pindang khas Palembang ini bisa juga menggunakan ikan Patin sebagai bahan utamanya, namun rasanya tak semantap ikan Baung yang dagingnya padat berisi dan rendah lemak.    

Di Kota Palembang banyak dijumpai rumah makan dan restoran yang menyajikan hidangan sejenis. Rasanya, tak sulit untuk dapat mencoba dan menikmati hidangan berkuah dengan aroma segar yang tercipta dari jenis bumbu kunyit, bawang merah, cabai dan asam ini. Begitu memikat selera, terlebih ditambah irisan nanas dan daun kemangi, aromanya semakin ‘menyengat’ rasa lapar.

Suasana menyantap cukup nyaman...Suasana menyantap cukup nyaman...Pernyataan menyengat rasa lapar, memang tepat sekali! Itu saya buktikan, ketika berkesempatan ‘icip-icip’ di Rumah Makan Sri Melayu Palembang pada akhir November 2011 lalu. Jangan ditanya pengunjungnya, hampir semua meja yang ada, terisi penuh oleh penikmat makanan yang ingin memanjakan lidahnya dengan hidangan tersebut. Jadi, bersiap-siaplah mengantri jika tak kebagian tempat duduk.

Konsep resto ini cukup nyaman sebagai tempat menyantap. Bergaya sederhana, terbuka, ‘cantik’ dengan kolam ikan yang berada di tengah-tengah area resto. Tentu menjadi pemandangan lain yang cukup menghibur mata. Saat menyantap, ikan terlihat 'menari-menari', seolah menyapa pengunjung. Hal lain yang cukup membuat resto ini patut direkomendasikan adalah layanannya yang cukup baik. Jadi, tak sia-sia ketika mampir ditempat ini.

Cukup teduh dengan pohon-pohon yang melingkupi...Cukup teduh dengan pohon-pohon yang melingkupi...Tak menunggu lama, Pindang Baung dengan aroma dan kuah yang mengepul terhidang di meja makan. “Hmmm, benar-benar harum dan begitu segar aromanya.” Pindang Baung tersaji bersama hidangan lain yang tak kalah lezat seperti ikan Saluang goreng yang garing dan renyah, lalapan, juga sambal terasi menjadi pelengkap santap siang ketika itu.

Tak mau menunggu lama, langsung saja menu yang terkenal dengan kelezatannya itu disantap. Rasa ikannya gurih dan sangat lezat. Terutama dagingnya empuk, tidak lembek seperti ikan Patin yang juga berasal dari air payau. Sangat berbeda, sedikit pun tidak meninggalkan jejak bau amis dan tanah yang menyertai.  Kuahnya, segar sekaleee, meski agak asam. Namun, sangat terasa bumbunya saat bertemu di lidah. “Citarasa sempurna, mantabbb betul!”

Itu gigitan pertama, selanjutnya, sulit terungkap kenikmatan tersebut saat singgah di kerongkongan. “Ah, sudahlah.” Sebaiknya mencoba sendiri dan nikmati sensasi hidangan yang terbilang langka di Jakarta. Kalaupun ada, mungkin tak sebaik apa yang diracik dan disajikan Sri Melayu yang berlokasi di Jl Demang Lebar Daun (Samping Istana Gubernur) di Kota Palembang ini.

   

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Comments  

 
#4 Lisa 2012-03-30 13:58
Pasti lemak nian nih...resepnya dnk dishare jga ! ;-)
Quote
 
 
#3 Redaksi 2012-03-09 16:37
Iya, Silakan coba..rekomendasi nih...!
Quote
 
 
#2 Asyik makan 2012-01-19 16:56
Hmmmm, enak bener kayaknya...gue mau coba ah....!
Quote
 
 
#1 Rian 2012-01-11 19:00
Gila...kalau ngebaca tulisan ini jadi ngiler...asyik benar....yummy...
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh