Mode

'Jakarta Fashion Week 2012' Lahirkan Karya Gemilang

Penilaian Pembaca: / 0
JelekBagus 

Fitryan GD

Kamis, 24 November 2011

Foto: IstimewaFoto: IstimewaACARA rutin tahunan yang baru saja ditutup ini setiap tahun selalu melahirkan karya-karya gemilang nan memukau, seperti yang baru saja berlangsung. Itulah Jakarta Fashion Week 2012 yang berlangsung di Pacific Place, Jakarta.

Auguste (Foto: Istimewa)Auguste (Foto: Istimewa)Terlihat pula animo masyarakat terhadap acara ini begitu tinggi, terbukti saat berlangsung acara penutupan yang menampilkan  tema ‘Celebrating Woman’, dimana  Dewi Fashion Knights menabuh gong penutupan yang spektakuler bersama karya dari disainer kenamaan seperti Auguste Soesastro, Sally Koeswanto, Sapto Djojokartiko, Sebastian Gunawan, dan Tex Saverio.

Sally (Foto: Istimewa)Sally (Foto: Istimewa)Dalam kesempatan ini, Sebastian Gunawan mencoba menampilkan  busana dari tenun Garut dengan corak playful dan perpaduan warna-warna cerah berhasil disulap menjadi sebuah motif yang sangat modern.

Foto: IstimewaFoto: IstimewaSementara Sally Koeswanto  tetap menampilkan disainnya yang provokatif. Sally yang lulusan Whitehouse School of Design, Sydney 1994 ini, pada masa studinya berhasil mewakili Australia dalam Smirnoff Fashion Awards. Sally juga sempat menjadi finalis pada Australian Cotton Foundation Awards. Kepulangannya di Indonesia setahun setelah menamatkan masa kuliahnya, membuat Sally enggan membuang waktu untuk segera membuka bisnis fashion-nya, yang berokus pada busana made-to-order.

Sally yang selalu berhasil menghadirkan deretan busana-busana indah, yang menonjolkan keunikan, teknik, dan elemen ekspresif ke dalam industri fashion nasional mencoba menampilkan koleksinya yang terinspirasi dari gairah Asia. Inspirasi mencakup gaun-gaun warna emas dengan kilau payet dan draping mewah, lalu bolero biru bervolume besar dengan aksen rajutan yang berpadu celana pendek untuk tampilan kasual.

Auguste (Foto: Istimewa)Auguste (Foto: Istimewa)Auguste Soesastro, mencoba menghadirkan siluet, desain, potongan, material dan warna dalam garis rancang minimalis khas Kraton. Detail struktural pada kreasinya sangat signifikan, dan selalu menjadi cirinya kreasinya yang klasik dan tak lekang dimakan waktu. Disainer  kelahiran Indonesia ini menimba ilmunya di Fashion at the Chambre Syndicale de la Couture, Paris, dan sempat bekerja untuk rumah mode Ralph Rucci, setelah berguru pada beberapa couturier Prancis.

Foto: IstimewaFoto: IstimewaDisainer Sapto Djojokartiko mencoba menghadirkan koleksi yang terinspirasi dari kisah tradisional Calon Arang. Sapto menuangkan pribadi Calon Arang yang kuat dalam permainan tekstur. Gaun panjang dengan siluet mermaid, bordir, dan payet banyak terlihat menghiasi bahan tulle dan material emas, tembaga, dan perak yang bervolume. Koleksi gemerlap Sapto tentunya berhasil membuat para penikmat mode menahan napas. (Sumber: JFW2012)

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh