Usia muda bukan halangan untuk berkegiatan positif dan berprestasi....
Foto: Dok. Relax for ShuffleTim shuffle yang satu ini jangan dianggap remeh, walaupun mayoritas anggotanya masih terbilang 'bau kencur', tapi mereka bisa mencuri perhatian banyak orang karena gerakan-gerakan shuffle mereka yang lincah dan energik.
Mereka menamakan diri Relax for Shuffle (RFS). Mereka adalah sebuah tim shuffle yang memang berisikan anak-anak muda, yang terbilang masih amat belia, namun luar biasanya dapat membuat kegiatan yang positif. Menurut Diva, Ketua RFS, mayoritas anggota mereka memang masih berumur belasan tahun, mulai dari umur 11 hingga 16 tahun, dan mayoritas anggota mereka memang masih berstatus sebagai pelajar SLTP.
Foto: Dok. Relax for Shuffle"Walaupun mayoritas anggota kami masih pelajar SLTP, kami tidak malu untuk bersaing dengan para Shuffler yang senior," jelas Diva.
Tim ini terbentuk pada 19 April 2011, dan saat ini tercatat sudah ada 25 orang yang terdaftar sebagai anggotanya. Mereka latihan shuffle sebanyak tiga kali seminggu, yakni pada tiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu, di bilangan Cipete, Jakarta Selatan.
Kata 'relax' yang mereka gunakan pada nama grup mereka, memang sengaja dipilih untuk menunjukkan bahwa tim ini dapat menampilkan gerakan-gerakan yang dapat dinikmati dengan santai. Tidak kaku namun tetap menarik dan enerjik.
Foto: Dok. Relax for ShuffleUniknya grup ini, setiap kali mereka latihan, mereka sama sekali tidak menggunakan pelatih koreografi. Selama ini mereka berlatih secara otodidak, dengan melihat tarian-tarian grup lain melalui Youtube. Dari video Youtube tersebutlah mereka belajar dan mencoba memodifikasi beragam gerakan-gerakan shuffle.
Mengenai ciri khas dari tim mereka, Diva mengungkapkan, timnya memiliki ciri khas gerakan yakni Hardstyle, yaitu sebuah gerakan yang mengangkat kaki dan menghentakkannya seperti berjalan. Selain itu, gerakan-gerakan hardstyle juga dilakukan dengan beat yang sangat cepat, sehinga terkesan enerjik dan bersemangat.
Foto: Dok. Relax for ShuffleDi mata Diva, shuffle bukan hanya sebagai tarian yang dapat menunjukkan ekspresi diri, tetapi lebih dari itu, menurutnya, shuffle juga sebuah olahraga yang menyehatkan. Karena ketika shuffle dimainkan, seluruh tubuh kita pun ikut bergerak, sehingga keringat pun ikut keluar dengan derasnya.
Lalu, bagaimana cara mereka untuk membagi waktu antara sekolah dengan latihan? Mengenai hal ini, Diva menjawab dengan santai, urusan waktu sebenarnya pintar-pintar mereka untuk mengaturnya. Biasanya, jadwal latihan mereka lakukan sehabis sekolah, sedangkan urusan performance juga diusahakan jangan sampai mengganggu waktu belajar. "Intinya kita tetap harus mengedepankan pendidikan," jelas Diva.
Comments
RSS feed for comments to this post