KBPK (Foto: Novri TNOL)WAKTU menunjukkan pukul 15.00 WIB, ketika Jakarta diguyur hujan lebat. Saat itu, di sebuah tempat karaoke di bilangan Sarinah, terlihat 6 perempuan cantik sedang bernyanyi dan menari, mereka terlihat begitu hafal dan menghayati lagu-lagu yang diputar.
Dan, lagu yang mereka bawakan memang tak biasa di telinga yang jarang mendengar irama lagu-lagu ini. “Ini namanya K-pop, Mas,” kata salah satu perempuan dengan semangatnya.
Drama Korea 'Love Rain' (Foto: Istimewa)Keenam perempuan tersebut memang begitu mencintai apapun yang 'berbau' Korea. Mulai dari musik, film, kuliner dan sebagainya. Karena merasa punya kegemaran yang sama, maka mereka menyebut komunitasnya Kumpul Bareng Penggemar Korea (KBPK).
KBPK adalah sebuah komunitas yang berisikan orang-orang yang gemar akan Korea, mulai dari filmnya, musik, budaya, kuliner dan lain-lain. Di sana, setiap anggota bisa saling sharing mengenai apa aja yang berkaitan dengan Korea. “Tapi kebanyakan di grup kami lebih banyak yang ngebahas tentang drama korea serta K-pop,” kata Lina, salah satu admin KBPK.
SNSD (Foto: Istimewa)Komunitas ini berdiri sekitar tahun 2010 lalu. Berdirinya komunitas ini berawal dari sebuah grup penggemar drama korea berjudul Il Jimae di Facebook. Karena lebih ingin melebarkan sayap, akhirnya mereka pun membentuk sebuah komunitas baru, dimana mereka bisa membahas berbagai macam hal yang berkaitan dengan Korea, mulai dari dunia entertainment, budaya, kuliner, fashion dan lain-lain.
Drama Korea 'Marry Me Mary' (Foto: Istimewa)Jika Anda tengok jumlah anggota mereka di Facebook, jangan kaget ya, karena jumlahnya banyak sekali tercatat setidaknya ada sekitar 5000-an orang yang terdaftar di grup mereka. Di sana para anggota KBPK bisa bebas saling sharing mengeni apa saja yang berkaitan dengan Korea, mulai dari gosip artis, info film, lagu-lagu terbaru, kuliner, belajar bahasa Korea, dan lain-lain.
Komunitas KBPK (Foto: Novri TNOL)Tidak hanya aktif dalam kegiatan online, komunitas ini ternyata juga aktif untuk mengadakan kegiatan off-air; beberapa kali mereka mengadakan gathering untuk menjalin tali silaturahmi diantara para anggotanya.
Demam Industri hiburan Korea
Diakui Lina, saat ini masyarakat kita memang begitu 'memuja' dunia hiburan Korea, mulai dari filmnya hingga musiknya. Tak heran, saking maraknya masyarakat Indonesia yang menyukai, kita pun seolah mengikuti mereka dengan membuat beragam tontonan yang berkaitan dengan Korea mulai dari kemuculan boyband dan girlband hingga munculnya sinetron yang 'berbau' Korea.
“Wajar aja, jika masyarakat kita sekarang suka dengan hiburan Korea, karena mereka bagus-bagus baik dari aktingnya, hingga suaranya. Begitu juga dengan tampangnya, mereka sangat good looking,” kata Lina.
Hal senada juga disampaikan oleh Nirma, salah satu anggota KBPK. Menurutnya, artis-artis Korea sangatlah profesional dibidangnya, mereka tidak pernah tanggung-tanggung ketika terjun ke dunia hiburan. ”Saking profesionalnya, makanya ngga heran ada sebagian artis Korea yang rela operasi plastik untuk memperbaiki penampilan,” jelas Nirma.
Selayaknya seorang fans, Nirma pun saat ini telah mengkoleksi beragam pernak-pernik yang berkaitan dengan artis-artis korea, seperti film Korea, album musik K-pop, poster, majalah, Crown Stick dan lain-lain. Tidak hanya itu, saking gemarnya ia dengan Korea, ia pun ngebela-belain untuk menyusun skripsi dengan tema fenomena maraknya dunia hiburan Korea.
Comments
komunitas para anak negeri yg tak punya jati diri dan nasionalisme
harusnya bukannya malah ilang, malah harus bisa mengambil sisi positif dari pengaruh hallyu wave ini, biar kita juga bisa belajar profesional. ga cuma jual tampang tapi bisanya lipsync doang
RSS feed for comments to this post