Komunitas Fans Klub

Kongres KFPBS Munculkan 'Wajah Baru'

Penilaian Pembaca: / 1
JelekBagus 

Safari Sidakaton

Rabu, 02 November 2011

Agar terlihat lebih dinamis dalam menggerakkan roda komunitas, para pecinta Bang Bens menggelar kongres. Wajah-wajah baru pun bermunculan...

KFPBS foto bareng/ Foto-foto: Dok.KFPBS foto bareng/ Foto-foto: Dok.

Membentuk sebuah komunitas harapannya tentu bisa maju, dibanggakan dan bermanfaat untuk orang lain. Komunitas bukanlah sekedar wadah untuk kesenangan pribadi dan kongkow semata. Komunitas Facebookers Penggemar Benyamin Suaeb (KFPBS) menyatakan hal tersebut.

Nah, untuk menjadikan hal diatas berjalan sesuai keinginan, pada Minggu (30/10) kemarin, komunitas ini menggelar Kongres I di Jl Mardani Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Kongres yang berlangsung dari pukul 13.00-17.00 WIB ini dihadiri sebanyak 17 anggota KFPBS.

Anggota KFPBS yang hadir dalam kongres tersebut berasal dari Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Karawang. Hadir pula empat anggota KFPBS yang menjadi juara dalam ajang mirip almarhum Benyamin S (Bang Bens) yang digelar salah satu radio swasta di Jakarta yakni Bang Caul Jantux, Bang Ben Jon, Bang Jainx dan Bang Uway.

Begaye dulu ah...!Begaye dulu ah...!Kongres berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan hangat. Diantara peserta kongres tak hentinya ‘melempar’ canda dan guyonan dengan bahasa Betawi yang kental. Apalagi dalam Kongres tersebut juga disuguhkan berbagai macam kue tradisional seperti kue rangi, kue semprong, gandasturi, kopi dan tape peyeum.

Canda dan tawa bertambah semarak ketika ada sesi jual beli aksesoris bergambar almarhum Benyamin S seperti stiker dan t-shirt. Saat itu ada salah satu anggota KFPBS yang hendak membeli aksesoris tersebut dengan uang jaman dulu seperti uang gobangan dalam bentuk kertas dan logam. Saat uang tersebut dikeluarkan dari plastik besar membuat peserta kongres tertawa terpingkal-pingkal.

Akibatnya sang pembawa uang jaman dulu tersebut menjadi bahan ledekan peserta Kongres. Namun hal tersebut justru membuat suasana bertambah akrab sehingga menunjukkan komunitas tersebut satu keluarga. Meski berbeda profesi dan latar belakang. 

Menurut Iwan Warbe, Ketua KFPBS, kongres yang digelar pertama kali ini adalah sebagai upaya untuk penyegaran dan peremajaan pengurus inti KFPBS. Karena, saat ini banyak pengurus KFPBS yang kurang aktif. Terlebih, diantara pengurus sebelumnya juga banyak yang disibukkan dengan pekerjaan sehingga kurang aktif untuk mengurus KFPBS.

Cinta mati sama Bang BensCinta mati sama Bang BensDalam kongres itu dipilih sejumlah anggota KFPBS untuk masa bakti 2011-2012. Ada sejumlah nama baru yang muncul menjadi pengurus KFPBS. Adapun komposisinya adalah 97 persen pengurus baru dan 3 persen pengurus lama, yakni Iwan Warbe, Syachril Suaeb dan Wandi.

“Jadi biar ada penyegaran kite ngadain pemilihan ulang,” kata Iwan Warbe dengan logat Betawinya kepada TNOL.

Digelarnya Kongres, sambung Warbe, juga agar KFPBS kedepannya bisa lebih bermanfaat untuk orang banyak. Kedepannya KFPBS akan membuat sejumlah pelatihan bernuansa seni budaya Betawi sehingga generasi selanjutnya bisa melestarikan.

Insya Allah kalau kedepannye berjalan lancar KFPBS ingin ngadain penggalangan dana untuk sesama. Selain itu KFPBS juga mau ngadain pelatihan-pelatihan tentang kewirausahaan dan pelatihan tentang seni budaya Betawi,” jelasnya.

Uang zaman dulu dibawa salah seorang anggota KFPBS Uang zaman dulu dibawa salah seorang anggota KFPBS Dalam kongres tersebut, Warbe juga memaparkan tentang visi misi KFPBS. Adapun visi KFPBS adalah menjadikan seni budaya Betawi menjadi “tuan” di kotanya sendiri dan bisa dikenal luas di seluruh Indonesia dan dunia Internasional seperti yang dicita-citakan Alm. H. Benyamin S. Selain itu, menjadikan KFPBS menjadi sebuah wadah yang bisa membawa manfaat baik bagi anggotanya maupun orang lain.

Sedangkan misi dari KFPBS adalah menjaga, melestarikan, memperkenalkan dan memajukan seni budaya Betawi seperti yang sudah di perjuangkan oleh Alm. H. Benyamin S. Lewat KFPBS maka pecinta almarhum Benyamin S bisa menjadi wadah untuk share tentang hal yang berbau Benyamin S. Mulai dari seni, film atau musiknya yang bercirikan budaya dan modern.

“Disamping itu KFPBS juga sebagai tempat inspirasi dan motivasi. Ini dilakukan biar generasi mude kite bise ikut ngejage seni budaye Indonesia. Khusunye seni budaye Betawi,” jelasnya.

Stiker Bang Bens dijual buat cinderamate...Stiker Bang Bens dijual buat cinderamate...KFPBS adalah komunitas penggemar Benyamin Suaeb di jejaring sosial Facebook. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 15 Februari 2009 oleh Iwan Warbe dan Syachril Sueb. Saat ini komunitas ini telah memiliki anggota sebanyak 772 orang dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang beragam seperti pelajar sampai yang bertitel sarjana S1.

Selain itu, komunitas ini juga terdiri dari beragam etnis dan ras. Tapi, tentu saja yang lebih banyak adalah yang mengaku sebagai orang Betawi. Karena, tempat lahirnya sang idola adalah di Betawi.

Biasanya, mereka menggelar kopi darat setiap satu atau dua bulan sekali di sekretariatnya yang terletak di Jl Kampung Bulak Sentul No. 140 Harapan Jaya, Pondok Ungu Bekasi, Jawa Barat.(Sbh)

Berikut Pengurus KFPBS berdasarkan Kongres I dengan masa bakti 2011-2012

Mandor (Ketua): Iwan Warbe
Tukang Nyatetin (Sekretaris): Syachril Suaeb

Tukang Megang Duit (Bendahara): Fiah Ogah Ribet

Tukang Ngasih Informasi (Humas): Adi J Wiranto

Tukang Ngebikin Acare-acare (Seni Budaya): Doel Anak Kenari

Tukang Ngasih Pelatihan-pelatihan (SDM): Hendra Aza

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Comments  

 
#5 syachrilsuaeb 2011-11-07 09:08
Buat Abang None Ncang Ncing Nyak Babe kalo Yang Ingin Kaos Atau Atribut Yang Lainnye, harus dilampirkan Kartu Identitas (KTP).. Terimakasih
Quote
 
 
#4 ipoel 2011-11-03 20:02
Lanjutkan..........................
mau ngenalin diri ah...
#-- jalan kaki keciawi..
--- klo cape boleh dah ente nyender..
--- kenalin aye ipoel putra betawie..
--- yg tinggal di kampung baru klender...
Quote
 
 
#3 wrb 2011-11-03 06:51
untuk bang Sidik KFPBS sdh ada kaosnye..warnanye Abu-abu, bahan kaos Cotton Combat 20'S ( adem klo di pake ), ukurannye ML, L, sama XL, cover kaosnye logo KFPBS dgn gambar head Benyamin S ukuran A3, harganye Rp 50.000 ( blm termasuk ongkos kirim )...utk lebih jelasnye gabung aje di grup KFPBS di Facebook
Quote
 
 
#2 sidik 2011-11-02 14:58
mau dunk kaosnnya berapa harganya yach???ada ukuran L gak?
Quote
 
 
#1 syachrilsuaeb 2011-11-02 14:51
Kawan kawan yang belum gabung, anyok kite same same lestarikan budaye Betawi...Nyok nyok nyok...!!!!
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh