Komunitas Alumni

'Pasar Malem Perak 86', Betawi Abis!

Penilaian Pembaca: / 4
JelekBagus 

Safari Sidakaton

Senin, 24 Oktober 2011

Komunitas alumni SMA angkatan 86 kembali menggelar kegiatan seru. Kali ini, bertajuk 'Pasar Malem Perak 86' yang bergaya Betawi banget...

Tanda di pintu masuk acara 'berbau' Bang Bens/ Foto-foto: Safari TNOLTanda di pintu masuk acara 'berbau' Bang Bens/ Foto-foto: Safari TNOL

MASJID Bani Umar Graha Bintaro, Jakarta Selatan mendadak berubah pada Sabtu (22/10). Banyak tenda yang terlihat memenuhi pelataran masjid. Tenda-tenda tersebut didirikan sejak matahari masih tinggi. Di tenda yang berukuran 3 x 3 meter juga tersedia berbagai jajanan tradisional yang menggugah selera.

Sedikitnya ada sekitar 22 jenis makanan tradisional yang disajikan. Ada kerak telor, serabi, kue cucur dan risol. Itu makanan ringannya, sementara makanan ‘berat’ yang disediakan adalah nasi uduk yang dibungkus dengan daun pisang, pecel madiun, bakso, soto, tongseng dan banyak lagi. Untuk bakso, disediakan berikut gerobak pikulnya. 

Hujan turut mewrnai acara 'Pasar Malem Perak 86'Hujan turut mewrnai acara 'Pasar Malem Perak 86'Selain itu, ada juga satu unit komidi putar dari kayu yang diletakkan di dekat ruang parkir. Di dekat komidi putar juga ada empat unit odong-odong yang diperuntukkan bagi anak-anak. Nuansa tradisional bertambah kental ketika musik di komudi putar tersebut memutar lagu-lagu karya almarhum Benyamin Sueb.

Makanan tradisional juga berciri BetawiMakanan tradisional juga berciri BetawiSementara itu, sejumlah orang yang bertindak sebagai panitia juga mengenakan busana Betawi. Yang lelaki mengenakan baju pangsi dan peci yang disematkan di kepalanya. Tidak ketinggalan kain sarung juga dikalungkan di leher. Sedangkan yang perempuan mengenakan kebaya lengkap dengan kain batik.

Nuansa Betawi bertambah mencolok dengan adanya dua patung ondel-ondel besar diletakkan di pintu gerbang. Ada tulisan Speak Betawinesse Only Zone ketika memasuki pintu gerbang. Dari pengeras suara panitia juga mengingatkan agar para pengunjung menggunakan bahasa Betawi dalam percakapannya.

Acara Pasar Malem sendiri sempat terkendala dengan hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya. Apalagi sejumlah aksesoris dalam Pasar Malem tersebut sempat basah terkena siraman air hujan.

Menggugah selera pengunjung yang datang...Menggugah selera pengunjung yang datang...Itulah suasana Pasar Malem Tjap Perak 86. Perak 86 merupakan Perkumpulan Alumni  SMA tahun kelulusan 1986. Yang tergabung dalam Perak 86 tidak hanya satu SMA, tapi berbagai SMA yang berada di Jabodetebek. Bahkan kedepannya yang tergabung dalam Perak 86 adalah SMA lulusan 1986 se-Indonesia.  

Pasar Malem yang digelar Perak 86 kali ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya. Sebelumnya, pada tanggal 28 Mei 2011, Perak 86 juga menggelar hal serupa di Central Park Jakarta. Dalam event tersebut, Perak 86 bahkan memecahkan dua rekor MURI, yakni untuk 'Reuni Lintas Sekolah Terbanyak' dan 'Penari Massal Flashmob' terbanyak.

Untuk Pasar Malem kali ini, juga digelar berbagai hiburan seperti penampilan Acoustic Band yang menyanyikan lagu-lagu  tahun 1980-an. Selain itu ada juga game Susun Angka Bingo dan doorprize dengan hadiah utama sepeda motor. Acara dimulai dengan pemukulan gong di atas panggung.

Ada komidi putar juga lho!Ada komidi putar juga lho!Menurut Joul Isep, Ketua Panitia Pelaksana, Pasar Malem yang digelar Perak 86 untuk mengenang masa-masa SMA kelulusan tahun 1986. Tidak heran berbagai makanan dan permainan tempo dulu disediakan dalam pasar malam tersebut. Seperti komidi putar dan odong-dong.

"Kita mau bernostalgia bahwa masa kecil kita dulu juga jajan makanan di kampung-kampung," jelasnya kepada TNOL.

Sementara terkait nuansa Betawi yang ditonjolkan dalam acara tersebut, Joul menuturkan, karena untuk kali ini  event pasar malam yang mengadakan adalah para alumni SLTA angkatan '86 yang ada di wilayah DKI Jakarta.  

Gayanye Betawi abis..!Gayanye Betawi abis..!"Penyelenggaraan ini adalah sebagai pilot project untuk acara yang lebih besar lagi. Kedepannya terbuka untuk seluruh Indonesia," jelasnya.

Sedangkan komidi putar, sambung Joul, untuk mengingatkan bahwa permainan tersebut juga pernah digunakan. Bahkan, keberadaan komidi putar sudah ada sebelum maraknya permainan modern dan canggih seperti yang terdapat di Dufan Ancol. Dan saat ini komidi putar kayu hanya digelar pada saat Hari Lebaran saja.

“Nah, sekarang kita coba tampilkan di sini,” paparnya.

**********

Semur jengkolSemur jengkolPerak 86 merupakan komunitas pertama di Indonesia yang anggotanya para alumni SMA kelulusan tahun 1986. Kelulusan SMA tahun 1986 memiliki keunikan tersendiri. Angkatan 1986 umum terbanyak jumlah muridnya dan dengan penjurusan pelajaran IPA dan IPS terakhir pada saat itu. Tahun 2011 merupakan 25 tahun usia kelulusan mereka, yang berarti 'Reuni Perak'.

“Kami berharap nantinya akan terbentuk Perak 87, Perak 88 dan seterusnya. Karena dengan bersilatuhrami maka akan diperoleh kebajikan positif yang dapat meningkatkan kesejahteraan khususnya untuk alumni dan bangsa Indonesia pada umumnya,” papar Joul meyakinkan. (Sbh)

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Comments  

 
#3 mohamad ridwan 2011-10-25 09:55
8) AYO TEMEN2 ALUMNI ANGKATAN 86 SEINDONESIE KITE GABUNG YOOK DI PERAK 86 :D :D
Quote
 
 
#2 mohamad ridwan 2011-10-25 09:52
PERAK 86 EMANG MANTEB GW TUNGGU ACARE SELANJUTNYE YG LEBIH SPECTAKULER :lol:
Quote
 
 
#1 Makasih TNOL.... 2011-10-24 17:37
:lol:
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh