35 tahun tak bertemu tentunya menyimpan kerinduan. Itulah yang dirasakan SD Sumbangsih Grogol saat menggelar reuni...
Bertemu pada acara reuni yang dibarengi halal bi halal, memang sering terdengar setelah Hari Raya Idul Fitri berlalu. Biasanya, undangan pun bertubi-tubi berdatangan hampir setiap weekend. Tak terkecuali dengan alumnus SD Sumbangsih Grogol yang telah 35 tahun tidak pernah berjumpa.
Tentunya, halal bi halal menjadi agenda yang dinantikan bagi mantan murid-murid kelas Ibu Suminah yang menjadi wali kelas saat itu.
Keberadaan dan kedatangan Ibu Sum, demikian panggilan akrabnya, langsung disambut dengan suka cita, apalagi raut wajahnya memancarkan aura kebahagiaan. Sejak tiba di rumah Alendra, tempat acara berlangsung, Ibu Sum tak henti menunjukkan sukacitanya.
Ibu Sum masih terlihat segar.../ Dok.“Ibu Sum terlihat awet muda dan rambutnya masih hitam legam, aseli loh!” komentar beberapa diantara mereka.
Salah seorang murid bernama Taufik yang sekarang berkarir sebagai kepala cabang sebuah bank BUMN pun merasa malu dan ingin belajar memiliki kebahagiaan yang dirasakan ibu Suminah.
“Karena rambut Taufik lebih banyak ubannya dibanding saya ya,” canda Ibu Suminah memberi komentar.
Dalam gelaran reuni yang terbilang mengejutkan itu, wajah bahagia jelas terlihat dari para alumni. Terlebih, saat satu persatu dari mereka mulai berbicara tentang peristiwa masa lalu. Tak hentinya ucap syukur disampaikan atas semua yang telah diberikan Ibu Sum sebagai wali kelas kala itu.
Ibu Sum, dan para muridnya.../ Dok.Para alumnus mengatakan, Ibu Sum tak pernah marah atau menghukum secara fisik selama menjadi wali kelas. Tentu, menjadi pengalaman tersendiri yang tidak terlupakan. Karena sikap Ibu Sum yang baik dan cara mendidiknya yang luar biasa, tak heran semua alumni begitu menghargai dirinya.
Mengingat lamanya periode tidak saling kontak dan kesulitan melacak keberadaan teman-teman yang lain, menyebabkan jumlah alumni yang hadir hanya 20 orang saja, namun tak mengurangi kebahagian dan keakraban hingga acara usai. (Sbh)