Aktivitas Komunitas

Muhtasyam 'Getol' Ikut Kejuaraan Sepeda Gunung

Penilaian Pembaca: / 0
JelekBagus 

Subhan Hardi/ Nopiyanti

Kamis, 29 Juli 2010

Muhtasyam ikut kejuaraan sendiri/ foto-foto: Nopiyanti TNOLMuhtasyam ikut kejuaraan sendiri/ foto-foto: Nopiyanti TNOLSENDIRI mengikuti kompetisi Mountain Bike XC Open Championship seri dua, salah satu anggota komunitas sepeda Camp UI Cycling Club (Triple C) Muhtasyam atau biasa disapa Syam tak merasa risih. Padahal beberapa peserta lain bersama rekan-rekan satu clubnya.

Syam sempat mengajak teman-teman satu club. Lantaran mereka hanya menyukai bersepeda santai serta tak ingin membuang banyak tenaga, mereka enggan mengikuti kompetisi. Bagi Syam mengikuti kejuaraan balap sepeda gunung sangat seru dan bisa menambah pengalaman. Alhasil Syam pergi seorang diri.

Ia memperoleh informasi kejuaraan dari jejaring sosial serta dari teman-temannya. Syam sudah beberapa kali mengikuti kompetisi, antara lain Simpati Zone dan Up Heel IPDN. Dalam mengikuti kejuaraan Syam tidak mematok target apapun. Ia hanya berusaha tampil maksimal. Tercatat ia pernah masuk lima besar dalam kejuaraan Simpati Zone.

Ia memperoleh posisi lima karena rajin berlatih setiap hari. Saat berlatih, ia kerap mengalami cedera semisal luka-luka d tubuh. Bahkan, bibirnya sempat dijahit karena mengalami luka cukup serius. Selain itu, Syam juga pernah pingsan. Semua kejadian tak membuat Syam kapok. Justru menambah motivasinya.

Muhtasyam rajin berlatih...Muhtasyam rajin berlatih..."Karena senang dan cinta dengan sepeda tidak membuat saya kapok," terang Syam kepada TNOL di Bumi Serpong Damai, Minggu (25/7).

Syam menyukai sepeda sejak tahun 1985. Lantaran sepedanya hilang membuat Syam vakum dari bermain sepeda. Ia aktif kembali di tahun 1990. Ketika jalan-jalan ke komplek UI sekitar tahun 2005 silam, Syam melihat beberapa orang main sepeda. Selain itu, ada fun bike pula.

Disana ia mendapat informasi, kalau di sekitar kampus ada track sepeda. Syam dan orang-orang yang tinggal disekitar kampus mempergunakan track tersebut. Mereka kumpul setiap Sabtu dan Minggu, kemudian memutuskan membentuk Triple C pada 2008 lalu. Awal berdiri Triple C hanya sekitar sepuluh orang. Kini anggota sudah mencapai ratusan.

Meski anggota ratusan, namun yang aktif hanya beberapa puluh orang. Syam salah satu anggota yang aktif dan sering mengikuti kompetisi. Pada kompetisi kali ini, Syam bertanding di kelas Master B. Syam tidak menyiapkan diri secara khusus. Ia hanya berlatih setiap Sabtu dan Minggu. Maklum, hari-hari biasa Syam sibuk menjadi kontraktor.

Hayo..gowes terus..!Hayo..gowes terus..!Menurutnya, baru pertama kali mengikuti kejuaraan yang diselenggarakan komunitas Jalur Pipa Gas (JPG). Meski begitu Syam pernah menyaksikan seri pertama kejuaraan tersebut. Ketika menyaksikan pertandingan, Syam mengendarai sepeda dari Depok sampai Bumi Serpong Damai.

Jauhnya perjalanan membuat Syam mengenakan perlengkapan seperti helm, sepatu khusus, kacamata, sarung tangan dan baju. Jarak tempuh yang jauh tak membuat Syam lelah karena ia terbiasa memakai sepeda. "Kali ini saya bawa mobil dan sepeda saya letakkan di dalamnya," imbuhnya.

Syam sendiri memiliki tiga buah sepeda. Masing-masing sepeda berbeda-beda jenis. Mulai dari sepeda balap, sepeda MTB dan sepeda belanja. Dari ketiga sepeda yang kerap dipakai sepeda MTB.

Berhubung memiliki tiga sepeda Syam menyediakan dana khusus untuk melakukan perawatan. Ia bisa menghabiskan dana sekitar Rp 500 ribu untuk per empat bulan. Terkadang bisa pula mengeluarkan Rp 1 juta untuk perbaikan spare-part sepeda.


Twitter Facebook Digg Technorati
 

Comments  

 
#2 aditya 2010-08-04 22:14
mantabh mbah syam...
ini dia mentor sepeda sekaligus sparing partner saya kalo di UI
Quote
 
 
#1 Agung 2010-07-30 22:30
hhoooooaaalaaaa aaaah......sie mbah nie, jgn ayeng2an terus, nti kecapean sakit laggi..... :lol:
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh