Aktivitas Komunitas

Gaya 'Jadoel' Pesepeda Tegal Alur

Penilaian Pembaca: / 0
JelekBagus 

Subhan Hardi/ Novriyadi

Kamis, 29 Juli 2010

Komunitas Sepeda Sehat Tegal Alur bergaya kompeni/ foto-foto: Novri TNOL Komunitas Sepeda Sehat Tegal Alur bergaya kompeni/ foto-foto: Novri TNOL WAKTU menunjuk pukul 7 pagi. Saat itu, suasana di plataran museum Fatahilah sedang ramai oleh pengunjung. Ada yang senam pagi, hunting foto, bahkan ada juga yang asyik bercengkrama dengan pacar. Yah, memang lokasi museum Fatahilah dikenal menjadi salah satu tempat yang paling sering dikunjungi masyarakat Jakarta.

Tak hanya sekedar kongkow, tempat ini juga kerap dijadikan wisata sejarah yang cukup mengasyikkan. Terlebih, karena suasana dan bentuk bangunannya yang unik begitu eksotis khas peninggalan masa pendudukan Belanda, menjadi alasan kenapa tempat ini sering dikunjungi.

Kerap ngumpul di Museum Fatahilah...Kerap ngumpul di Museum Fatahilah...Saat sedang menikmati pemandangan, tiba-tiba terdengar sayup-sayup suara musik khas Betawi Gambang Kromong, sontak alunan musik tersebut mengundang penasaran pengunjung yang ada di sana. Setelah diperhatikan, ternyata musik tersebut bersumber dari sound sistem yang dibawa oleh seseorang menggunakan sepeda ontel.

Pria itu tidak sendiri, tetapi bersama puluhan orang lainnya yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Sehat Tegal Alur. “Tempat ini (museum Fatahilah) memang menjadi tempat yang sering kita singgahi,” kata Bambang WH, ketua Komunitas Sepeda Sehat Tegal Alur kepada TNOL.

Hayo genjot terus....Hayo genjot terus....Pagi itu, berjejer puluhan sepedah ontel milik anggota sepeda sehat Tegal Alur, uniknya para anggota yang mengikuti sepeda santai ini menggunakan pakain-pakain yang rada  beda dan terkesan ‘jadoel.’ Ada yang menggunakan baju khas Betawi, baju kompeni hingga menggunakan seragam Sekolah Dasar.

Mereka terlihat begitu ‘cuek’ mengenakan seragam-seragam nyentrik tersebut, bahkan sesekali mereka berjoget bersama mengikuti alunan musik Gambang Kromong. Tampak kecerian begitu terpencar dari raut wajah komunitas sepeda ini. Padahal, saat itu matahari sudah mulai muncul dari peraduan, hawa panas pun mulai membakar kulit. Tetapi mereka tak peduli, tetap saja asyik bergoyang menikmati musik yang diputar.

Berjoget ria...Berjoget ria...Sesuai namanya, Komunitas Sepeda Sehat Tegal Alur ini beranggotakan orang-orang yang mayoritas berdomisili di Tegal Alur, Jakarta Barat. Tepatnya, di RW 10 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kali Deres. “Tujuan dari dibentuknya komunitas sepeda ini adalah untuk menjaga kesehatan, “ lanjut Bambang menambahkan.

Terbentuk bulan Maret 2010, komunitas ini memiliki anggota berjumlah 151 orang, yang terdiri dari beragam profesi. Ada yang menjadi PNS, karyawan swasta, Wirausaha hingga ibu rumah tangga semuanya tergabung dalam komunitas ini.

“Di dalam komunitas ini, semua anggota bisa bercampur baur, tanpa adanya perbedaan status sosial “ ujarnya.

Foto bareng...Foto bareng...Komunitas Sepeda Sehat Tegal Alur ini, ternyata tidak hanya diperuntukan bagi mereka pengguna sepeda ontel, tapi seluruh jenis sepeda bisa bergabung kedalam komunitas ini, “Kita memang sengaja tidak membatasi, agar orang-orang yang tidak mempunyai sepeda ontel juga bisa sehat bersama kita” ungkap Bambang.

Komitas ini, dalam sebulannya mengadakan konvoi sepedah selama 4 kali, dengan rute Museum Fatahilah, Daan Mogot, Pantai Indah Kapuk dan Monas. Nah, saat konvoi bersama ini, ternyata digunakan juga sebagai ajang rekreasi keluarga. Makanya tak heran ketika konvoi bersama banyak anggota Sepeda Sehat Tegal Alur yang membawa serta istri dan anak mereka .

Selain konvoi, ternyata mereka juga memiliki segudang aktivitas mulai dari kerja bakti hingga donor darah. “Komunitas, kita sangat di dukung oleh pengurus RW, “ kata Bambang memastikan.

Menurutnya, dua hari setelah Idul Fitri nanti 10 anggota komunitas sehat Tegal Alur, akan mengadakan touring dengan tujuan Jawa Tengah.


Twitter Facebook Digg Technorati
 

Comments  

 
#1 mudi 2011-07-27 09:47
wah... asik banget tuh... orang luar jakarta boleh ikutan ga ya...
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh