Aktivitas Komunitas

KRBI, 'Fashion Dance' Bareng Sarinah

Penilaian Pembaca: / 2
JelekBagus 

Nopiyanti

Senin, 20 Februari 2012

Komunitas Remaja Batik Indonesia menunjukkan kebolehan mereka berlenggok di catwalk sembari memperkenalkan beragam batik tanah air...

Gaya Radit dalam 'fashion dance'/ Foto-foto: Nopi TNOLGaya Radit dalam 'fashion dance'/ Foto-foto: Nopi TNOL

Bekerjasama dengan Sarinah Departement Store Pejaten Village, Komunitas Remaja Batik Indonesia (KRBI) menggelar fashion dance pada Sabtu, 18 Januari pukul 18.00 WIB. KRBI menampilkan anggotanya yang kerap wara-wiri di sejumlah acara. Selain fashion dance, acara diselipi dengan berbagai games menarik sehingga 'banjir' hadiah.
 
"Fashion dance-nya seru, kita tampil dengan koleksi pakaian batik terbaru dari Sarinah Departement Store. Batiknya trendi bagi para remaja. Disamping itu, banyak games dan hadiah menarik," ujar Director KRBI, Borzaq Thiar Taurus kepada TNOL di Pejaten Village, Sabtu (18/2).

KRBI mengerahkan enam orang modelnya dalam acara ini. Mereka adalah Lingga, Mieke, Radit, Ayu Minanti, Mira dan Ayu L.

LinggaLinggaMake up & hairdo by Sofyan. Koreografer fashion dance ditangani Thiar, sementara MC dibawakan Shaddam dan Onnycita. Keduanya tampil atraktif dengan melibatkan penonton untuk sekedar bincang-bincang ringan.

Mereka juga tidak sungkan berkeliling 'mencari mangsa' agar penonton mau diajak bermain games.

Maklum, keenam model KBRI tampil dalam tiga sesi. Masing-masing sesi terdapat games seru dan menarik. Sebelum fashion dance berlangsung, MC bertanya terlebih dahulu kepada perwakilan penonton tentang Sarinah. Rata-rata penonton sudah tak asing dengan department store tersebut.

Namun, mengenai asal muasal nama, mereka belum begitu mengetahui. Kedua pembawa acara menerangkan, kalau nama 'Sarinah' diambil dari nama pengasuh Bung Karno ketika kecil. Sebagai bentuk penghargaan, Bung Karno mengabadikan nama pengasuhnya. Sarinah berdiri pada 17 Agustus 1962 di kawasan Thamrin.

Seiring perkembangan waktu, Sarinah merambah ke tempat lain, yaitu Pejaten Village. Usai menerangkan sekelumit sejarah Sarinah, fashion dance pun berlangsung. Musik tradisional bercampur modern mulai mengudara, enam model KRBI pun beraksi. Mereka muncul sambil nge-dance dan menggunakan batik trendi.

Setelah sesi pertama fashion dance usai, MC segera mengambil kendali lagi. Mereka bagi-bagi hadiah kepada penonton yang berada di lokasi Sarinah. Hadiah juga sekaligus untuk memperingati Valentine's Day yang baru berlangsung beberapa hari lalu. Tak ayal hadiah yang dibagikan cukup banyak asal penonton berani maju ke depan.

Gaya cantik sang model KRBIGaya cantik sang model KRBITahap awal, MC menghadirkan game 'joget'. Bagi yang nekad dan 'gokil' goyangannya akan mendapatkan hadiah dari Sarinah. Berhubung tantangan joget, penonton agak malu-malu maju di depan umum. Mau tak mau pembawa acara turun untuk mencari peserta. Mereka mendapatkan satu perempuan dan satu pria. Ternyata, kedua peserta cukup lihai dalam berjoget. Mereka pun berhak mendapat hadiah.

Selanjutnya disambung fashion dance bagian kedua. Batik yang mereka kenakan tak kalah menarik dari bagian pertama. Warna-warna yang dikenakan juga cerah. Dibagian games kedua, pembawa acara menghadirkan permainan 'merayu'. Peserta perempuan merayu pembawa acara pria, begitu sebaliknya. Saat merayu, peserta perempuan meminta pembawa acara pria membelakanginya.

Dia berkata, "Ka Saddam saya siap menjadi makmum-mu seumur hidup." Otomatis lokasi menjadi riuh mendengar rayuan peserta perempuan. Peserta pria pun tak mau kalah, ia melayangkan 'jurus gombalnya'. "Onny tahu tidak, gue tadi ke dokter. Kata dokter gue ada kelainan hati, karena sebagian hati gue ada di elo," imbuh peserta pria dengan penuh semangat.

Lantaran keduanya pandai merayu, pembawa acara menginginkan mereka merayu kembali. Kedua peserta akhirnya meluluhkan hati pembawa acara, mereka berhasil membawa hadiah menarik. Kemudian, sesi fashion dance kembali bergulir. Kali ini lebih lengkap, karena model KRBI tidak hanya menggunakan batik.

Mereka menambahkan aksesoris seperti tas sehingga memperlihatkan batik bisa dipadu-padan. Saat games bagian ketiga, pembawa acara ingin memutar kembali memori penonton. Mereka meminta penonton maju ke depan untuk mendapat pertanyaan seputar Sarinah, terutama sejarah terbentuknya. (Sbh)

Game 'joget'Game 'joget'

Model KRBIModel KRBI

Thiar membantu MC menggunakan aksesorisThiar membantu MC menggunakan aksesoris

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article

Add comment


Security code
Refresh