Kuliner

Cafe Batavia Tawarkan Kenangan Khas Tempo Dulu

User Rating: / 0
PoorBest 

Written by Fitryan G.Dennis/Novriyadi

Friday, 13 November 2009

kafe_batavia10kafe_batavia10JIKA berkesempatan pergi ke kota tua, rasanya tak lengkap kalau tak mampir ke Cafe Batavia beralamat di Jl.Pintu Besar Utara No. 14, Taman Fatahilah, Jakarta Barat.

Berdirilah di pintu masuk Museum Fatahillah, maka akan melihatlah ke seberang jalan. Tampaklah bangunan berkanopi hijau, itulah Kafe Batavia.

Kafebatavia12Kafebatavia12Bangunan yang dibangun sekitar tahun 1850 ini, dulunya merupakan tempat tinggal seorang pejabat pemerintahan Belanda. Pemilik bangunan ini adalah orang pemerintahan pada saat itu.

Kafe_Batavia2Kafe_Batavia2Dahulu bangunan dua lantai ini hanya berisi kamar-kamar dan beberapa ruangan dengan beragam fungsi. Bangunan tersebut pernah dijadikan gudang, kantor, coffee shop, juga art gallery. Tahun 1993, bangunan ini dibeli warga Australia bernama Graham James dan akhirnya dibuatlah Cafe Batavia.

Kafe_batavia7Kafe_batavia7Elegent, eksklusif dan “beraroma” vintage (kuno). Itu yang terkesan saat melihat interior disainnya. Deretan foto yang terpajang di semua dinding bangunan sangat padat sehingga nyaris tak ada dinding kosong. Tampak foto wanita bertopi besar seperti Lady Diana, lalu laki-laki dengan tuxedo gelap, ada iklan sabun mandi jaman dulu. Begitu juga dengan musik yang mengalun, klasik khas orang-orang “londo” tempo dulu.

Kafe_Batavia5Kafe_Batavia5Di lantai dua, saat makan bisa menikmati hembusan angin lewat jendela yang dibuka lebar. Hampir semua ruangan menggunakan perlengkapan peninggalan pemiliknya seperti furnitur yang terbuat dari kayu jati Jawa yang diproduksi akhir abad 19.

Kafe_batavia6Kafe_batavia6Hidangan spesial untuk dinner ada Imported Ceaser Salad Original Recipe seharga Rp.110.000. Untuk main course ada Australian Beef Tenderloin, Extail Souced seharga Rp. 275.000. Untuk cake-nya ada New York Cheese Cake senilai Rp. 60.000.

 
Share to Facebook Share to Twitter Email the article