
Maudy KoesnaediMEMBAYAR PAJAK bagi setiap warga negara yang telah berpanghasilan merupakan kewajiban. Tapi banyak diantara wajib pajak yang merasa ketakutan dan dipersulit ketika akan menanyakan angka kepastian dari pajak yang telah dibayarnya. Itu kata Maudy Koesnaedi loh!
"Biasanya agak sulit untuk menanyakan berapa rupiah untuk membayar pajak," ucap Maudy kepada TNOL di Gedung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Selasa (9/3).
Menurutnya, kesulitan tersebut sebenarnya terletak pada kurangnya informasi yang diberikan pejabat pajak kepada wajib pajak. Sehingga ketika wajib pajak akan menanyakannya seperti membangunkan macan tidur.
"Jadi wajib pajak malah ketakutan," uangkapnya.
Namun, sambung Maudy, itu kenangan lama. Sebab urusan pajak saat ini jauh lebih adil dan transparan. Karena sebelum dirinya memiliki NPWP dan membayar pajak. Dirinya kesulitan untuk mendapatkan surat bukti pemotongan pajak. Bahkan saat itu, produser sempat melontarkan perkataan jangan memakai Maudy karena musti bayar pajak.
"Tapi sekarang lebih happy karena sudah punya NPWP," jelasnya.
Agar setiap warga negara bisa membayar pajak, sambung Maudy, memang harus bisa menyamakan visi antara petugas pajak dan wajib pajak sehingga keduanya bisa saling percaya. Saling percaya ini dilakukan dengan cara petugas pajak memberikan informasi yang jelas sehingga wajib pajak bisa membayar pajaknya dengan penuh keikhlasan.
"Artinya percaya dari hati akan membayar pajak dengan keikhlasan. Orang pajak juga harus memberikan informasi yang detail terkait apa saja yang dikenakan pajak," tambahnya.
Saat ditanya mengenai tarif pajak yang banyak dikeluhkan wajib pajak, termasuk kalangan selebritis. Menurut Maudy, memang seharusnya ada cara untuk membangun kepercayaanh bagi wajib pajak. Sebab bila tarif pajaknya terlalu tinggi dan ada oknum yang tidak membayar maka hal tersebut membuat masalah baru.
"Kenapa tidak dikenakan tarif sekuatnya saja sehingga orang bayar pajak itu bukan ketakutan akan dipenjara. Dari pada dikenakan tarif tinggi tapi banyak yang tidak bayar. Itu jadi masalah baru," tandasnya.