Movies & Music

Tere Emoh Jadi Perempuan Hanya Urusin Dapur
Written by Subhan Hardi/ Safari Sidakaton   
Wednesday, 10 March 2010 14:11
Tere/ istTere/ ist"SAAT INI mari kita hilangkan stigma perempuan hanya bekerja untuk dapur, sumur dan kasur. Hilangkan juga pandangan bahwa yang menjadi pilot adalah laki – laki dan yang menjadi desainer adalah perempuan."

Pernyataan di atas adalah pandangan Tere, penyanyi yang juga selebritas dan kini menjadi anggota DPR RI Periode 2009-2014. Pemilik nama lengkap Theresia Ebenna Ezeria Pardede itu sangat menginginkan agar semua pihak menghilangkan pandangan miring terhadap perempuan yang menjadi kaumnya itu.

Menurut wanita kelahiran Jakarta 2 September 1979 ini, perempuan Indonesia saat ini perlu berkarya dengan prespektif yang lebih luas. Sehingga tidak bicara bahwa perempuan konon kodratnya hanya berada di dapur, sumur dan tempat tidur.

"Itu dikembangkan oleh budaya patrialinear, perempuan sebagai objek bukan subjek. Itu tidak adil," ujar Tere kepada TNOL dalam sebuah acara talk show di Jakarta belum lama ini.

Akibat budaya patrilinear itu, sambungnya, banyak perempuan yang termarjinalkan oleh sistem. Baik agama maupun sosial. Bahkan untuk mengatasi ketidakadilan yang dialami perempuan, RA Kartini mengaktualiasasikan dirinya untuk berusaha membebaskan sistem yang tidak ideal lewat karya tulisannya.

"Sejatinya manusia tanpa membedakan laki – laki dan perempuna mempunyai ruang untuk berekspresi. Hal itu dilakukan agar menjadi seutuhnya sebagai manusia," ucapnya menegaskan.

Saat ditanya bidang apa yang cocok untuk perempuan, dengan cepat perempuan yang lebih senang dipanggil seniman ini mengatakan, bidang apapun selama masih punya goodwill dan visi. Maka bidang apapun tidak masalah.

"Jadi tidak perlu terhalang stigma pilot adalah laki – laki, desainer adalah perempuan. Mari kita hilangkan label – label itu," tandasnya.