Food & Clubs

Munculkan 'Jawara' Meracik Cocktail, Smirnoff Uji Bartender
Written by Subhan Hardi/ Novriyadi   
Wednesday, 03 March 2010 20:11
Aksi jugling Bartender/ Foto: Novriyadi Aksi jugling Bartender/ Foto: Novriyadi NITE LIFE dengan beragam aktivitasnya memang tak pernah mati. Mau bukti! Lihat aja, komunitas dance scene dengan dentuman musik yang diramu para Disc Jockey (DJ) di dalam bar atau club malam seolah membius para clubbers hampir sepanjang waktu. Itulah nite life. Tentu, di luar itu racikan cocktail yang disajikan bartender tak pernah ketinggalan dan menjadi pelengkap. Keduanya memang seperti sejoli.

Bicara bartender, perannya memang sangat penting untuk membakar suasana hampir di semua bar dan club malam. Untuk itu, kepiawaan para awak kehidupan malam ini rasanya perlu dibekali dengan berbagai ketrampilan yang mumpuni. Apalagi, kalau bukan untuk meracik berbagai minuman dan cocktail yang membuat suasana semakin asyik. Terlepas dari itu,  peran bartender juga menjadi sangat penting  karena menjadi imej club yang dinaunginya.

Berangkat dari pemikiran itulah, bertempat di Brewhouse café Senayan City kompetisi bartender pun digelar. Bertajuk Bartender Competition- Battle of The Champion 2010 diharapkan mendapat 'jawara' dalam hal meramu minuman. Termasuk di dalamnya aksi juggling yang memukau sehingga dentuman musik dan spinning DJ menjadi semakin lengkap untuk dinikmati. Apalagi kalau bukan untuk clubbers dan penggila nite life.

Kompetisi bartender itu sendiri digelar tanggal 1-2 Maret 2010 dengan pendukung utama Smirnoff, salah satu merek vodka ternama di dunia. "Tujuan diadakannya kompetisi ini untuk memberikan kesempatan kepada para bartender berkompetisi secara kreatif. Sekaligus bentuk apresiasi pada kemajuan profesi bartender di Indonesia," ujar Patrick Tony Bramantyo, Brand Manager Smirnoff Ice Indonesia kepada TNOL kemarin.

Suasana pelaksanaan kompetisi sendiri sangat ketat, masing-masing peserta berlomba-lomba menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan melakukan gerakan-gerakan akrobatik melempar cocktail shakers dan botol liquor. Penonton pun tidak henti-hentinya memberikan applause yang meriah melihat kepiawaian para bartender.

Selain itu, ada pemandangan yang unik saat kompetisi berlangsung. Yaitu para peserta diharuskan untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum kompetisi berlangsung."Sebagai anak muda kita juga harus menunjukkan semangat nasionalisme," ungkap Veronica Utami, panitia kompetisi.

Beraksi dan meracik cocktail/ Foto: NovriyadiBeraksi dan meracik cocktail/ Foto: NovriyadiPenilaian sendiri berdasarkan mixiologi dan flair. Mixiologi adalah bakat untuk meramu minuman yang enak dan flair adalah performa merupakan performa bagi para bartender dalam menghibur para penonton dengan melakukan gerakan akrobatik alias juggling dengan cara yang unik.

Kompetisi ini diikuti oleh 50 bartender dan dibagi menjadi 20 peserta masuk dalam kelas pemula dan 30 peserta masuk ke dalam kelas professional. Setiap peserta diberikan waktu selam 5 menit untuk menciptakan minuman yang enak dengan menggunakan resep yang telah mereka persiapkan.

Dari 30 peserta professional akan di saring menjadi 10 peserta yang masuk dalam babak final. Dan dari 10 peserta akan disaring kembali menjadi 3 peserta, masing-masing peserta harus bisa membuat minuman dari bahan yang telah dipersiapkan oleh panitia tanpa diperbolehkan menggunakan bahan-bahan yang mereka bawa. Nah, dari ketiga finalis yang bisa menciptakan minuman enak tanpa menjatuhkan botol dan menumpahkan minuman itulah yang keluar sebagai pemenang.

Jurinya sendiri bukan dari orang sembarangan, mereka adalah orang-orang yang berkecimpung di dunia bartender sejak lama, sebut saja Hary Darmawan (Flair terbaik Home Ball Pool Surabaya), Adiya Ananda (Jakarta Bartender Club Indonesia) dan M Rasyid Ganie (chief Executive Officer Djakarta Megazines).

Untuk pemenangnya akan mendapatkan sertifikat dari Smirnoff, uang tunai dan minuman kreasi mereka akan menjadi menu permanen di tempat yang telah di tunjuk (365 dan brewhouse ).