Perkumpulan penggemar, pedagang, peternak dan pemerhati ikan koi se-Indonesia dan Mancanegara (www.koi-s.org)
Kontes Ikan Koi merah putih untuk menyambut peringatan hari proklamasi RI tahun ini....
Merayakan hari kemerdekaan boleh dengan cara apa saja, sepanjang tidak melanggar hukum, norma-norma, dan merugikan orang lain. Umumnya, orang merayakannya dengan upacara bendera, mengadakan lomba-lomba buat warga dan sebagainya. Komunitas Koi Owners Indonesia Society (KOI's) tak mau kalah, juga mengadakan lomba. Tapi tentu saja lomba yang berkaitan dengan komunitas mereka, dan minat mereka, yaitu ikan koi.
Hari Minggu kemarin, 14 Agustus 2011, KOI's menyelenggarakan Kontes Ikan Koi untuk menyambut perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-66 tahun. Dengan mengusung tema "Kontes KOI Merah Putih IV", acara tersebut diselenggarakan di lantai 6 Plaza Blok M, Jalan Bulungan No. 76, Jakarta Selatan.
Karena yang dikonteskan adalah ikan koi, maka otomatis hanya orang-orang yang suka dengan ikan koi saja yang antusias mengikutinya – dan menontonnya. Dan peraturan dalam kontes itu adalah, setiap peserta di wajibkan untuk mengikut-sertakan ikan koi yang memiliki warna merah dan putih atau yang sesuai dengan warna bendera Indonesia.
Menurut Robby Iwan, Ketua KOI's, jenis ikan berwarna merah dan putih ini disebut sebagai Kohaku, jenis ikan ini merupakan jenis yang paling populer bagi pengemar KOI, hal itu disebabkan karena jenis ikan ini merupakan koi yang sederhana tapi sangat elegan dan anggun ketika dilihat, "Jenis ikan ini merupakan kasta yang paling tinggi," jelas Robby.
Robby mengatakan, selain bertujuan untuk memperingati kemerdekaan Indonesia, kontes ini juga merupakan ajang saling silaturahmi diantara anggota KOI'S, yang selama ini memang sulit untuk bisa berkumpul, dikarenakan kesibukan masing-masing anggotanya, "Tidak hanya itu, dalam acara ini kita juga bisa saling sharing mengenai ikan koi antar sesama anggota," jelas Robby.
Namun acara ini tidak hanya diisi kontes semata, tapi juga ada seminar mengenai bagaimana berternak ikan KOI yang baik. Nara sumber yang diundang pun tidak tanggung-tanggung, yaitu ahli ikan koi, yang didatangkan langsung dari Jepang – negara yang memang dikenal sebagai penghasil ikan-ikan koi terbaik.
Dalam kontes kali ini, setidaknya ada sekitar 200 peserta yang ikuti. Dan peserta ini tak hanya dari sekitaran Jakarta, tapi juga ada yang datang dari Bogor dan Bandung.
Setiap peserta yang ingin ikut dalam kontes ini dikenakan biaya antara Rp. 150 ribu sampai Rp. 800 ribu. Besaran biaya pendaftaran itu tergantung dari seberapa besar ikan yang diperlombakan. Semakin besar ikan yang diikutkan kontes berarti semakin mahal pula biaya pendaftarannya.
Untuk memberikan penilaian kepada ikan-ikan yang ikut kontes, panitia mendatangkan 5 juri yang berasal dari berbagai negara. 1 orang juri dari Jepang, 2 orang juri dari Malaysia, dan 2 orang juri dari Indonesia, "Kita memang sengaja mengundang juri dari berbagai negara, agar tercapai kesepakatan yang objektif," jelas Robby.
Menurut Robby, penentuan pemenang kontes ikan ini dilihat dari 3 aspek, yaitu bentuk badan yang bagus, warnanya yang tajam, serta pola warnanya yang terlihat jelas.