Dan, "konyolnya", sebuah studi di AS sengaja digelar untuk mecaritahu berapa lama waktu bercinta yang dianggap ideal. Kategorinya mencakup kurang, cukup, atau terlalu banyak.
Survei yang melibatkan ribuan responden tersebut, belakangan, "sepakat" mengelompokkan empat durasi bercinta: terlalu panjang, terlalu pendek, memadai, dan diinginkan.
Jangka waktu satu sampai dua menit dianggap "terlalu pendek", dan tiga sampai tujuh menit adalah "memadai". Yang mengejutkan, sebagian besar responden mengaku durasi bercinta yang "diinginkan" berlangsung selama 7-13 menit; sedangkan 10-30 menit dianggap "terlalu panjang". Haiya!
"Penting nggak penting, tapi yang paling penting itu kualitasnya; sama-sama memenuhi sampai tuntas. "Menurut saya, durasi normal itu setengah sampai satu jam, sementara durasi ekspres 5-15 menit. Tapi, itu disesuaikan juga dengan kondisi badan dan sekitar. Kalau main di dapur, nggak mungkin sejam, kan? "Untuk memenuhi waktu ideal, biasanya saya cari waktu dan tempat yang tepat. Bagi saya, bercinta itu meluapkan segala hasrat, kasih sayang, dan memenuhi kebutuhan biologis. Nafsu dan sayang beda-beda tipis, jadi susah dibedakan. "Bercinta yang ideal ketika dilakukan pada waktu dan kondisi yang tepat, sehingga lebih berkualitas. ML bisa dimulai dengan sentuhan kecil dan ucapan yang romantis. Hal itu cukup bisa merangsang pasangan." |
|
"Durasi dalam bercinta tidak pentinglah, karena setiap orang mempunyai stamina yang berbeda. Bisa saja ketika melakukan kewajiban itu salah satu diantaranya sedang capek, sehingga tidak bisa bertahan lama. Kalau menargetkan durasi, itu bukan cinta namanya. Lagipula, timbulnya gairah tidak bisa dipaksakan. "Dulu, ketika saya masih muda dan badan fit, dalam sehari bisa dua kali melakukan hubungan badan. Pagi sebelum berangkat kerja, dan malam setelah kerja. Itu dilakukan selama 7 tahun berturut-turut, tiada henti. "Setiap orang butuh bercinta, baik tua maupun muda. Karena bercinta itu salah satu bentuk kasih sayang. Kalau tidak ada cinta, maka akan selalu terjadi perang. Tapi, jika cinta dibarengi dengan nafsu, maka akan menimbulkan serakah." |
|
"Bercinta itu gak kenal durasi. Mau cepet mau lama, yang penting sama-sama terpuaskan. Kan lucu kalau sebelum memulai, terus saya dan pasangan bernego dulu: Eh, kita mau main berapa lama nih? Haha.... "Tapi, saya rasa lima menit terlalu cepat, dan di atas 10 menit terlalu lama. Bagusnya, saya dan suami sama-sama bisa mengerti dan menerima kalau salah satu diantara kami sedang gak ingin. Biasanya, kalau sudah begitu, kita hanya tidur sambil pelukan, gak ngapa-ngapain. Cuma, kalau suami lagi pengen banget, saya kadang gak tega juga menolak. Jadi, saya bilang, 'Saya lagi gak mood, tapi kalau kamu pengen, ayo, bikin cepet aja!'" |
|
"Durasi dalam bercinta tergantung dari kondisi fisik. Selain itu, lama atau tidaknya seks bagi pria, juga tergantung pada libidonya. Sementara untuk perempuan yang hormonnya lagi banyak, biasanya bisa bertahan cukup lama. "Kalau saya pribadi, setiap ada kesempatan dan kondisi badan cukup fit, saya bisa lakukan. Tapi, itu semua juga tergantung pada pasangan. Kalau dia minta, saya kasih, karena itu bukti cinta. "Berdasarkan situs internet yang saya baca, ternyata 70% yang nonton film seks adalah perempuan, dan perempuan cenderung menyontoh adegan seks dalam film dibandingkan lelaki. Tapi, seks bagi laki-laki sangat penting dan nomor satu dibanding uang atau hal-hal lainnya. Sangat bohong kalau lelaki bilang tidak butuh seks!" |
|
"Durasi itu nggak begitu penting. Mau cepat atau lama, tergantung situasi dan kondisi pasangan yang melakukan hubungan. Yang paling penting, kualitas dalam bercinta itu sendiri. "Lamanya bercinta yang ideal 40 menit. 10 menit untuk foreplay, 20 menit untuk penetrasi, dan 5-10 menit untuk cooling down, menenangkan diri setelah lelah bercinta. Bisa dilakukan dengan saling memeluk pasangan, mencium pasangan, mengucapkan terimakasih ke pasangan. Hal-hal kecil seperti itu akan lebih mengeratkan hubungan dengan pasangan. "Selama ini sih saya jarang, bahkan nggak pernah menargetkan harus bercinta sekian menit, sekian jam, tapi lebih mengalir aja. "Bercinta untuk suami-istri itu suatu hal yang penting dan wajib. Saya lebih banyak bercinta di kamar, bisa seminggu 3 kali. Tapi, kalau sedang bosan, bisa jarang sekali." |
|
"Saya setuju durasi bercinta itu paling lama 10 menit. Kalau lebih cepat, saya dan pasangan belum tentu bisa merasakan dan menyerap sensasinya. Tapi, kalau terlalu lama, capek juga. "Apalagi saya laki-laki. Sayalah yang harus pegang kendali dan mengatur diri sendiri kapan sebaiknya menuju klimaks. Jangan sampai saya sudah lemas, tapi pasangan saya belum apa-apa. Kan kasihan. "Jadi, biasanya, saat bercinta, saya juga mengontrol betul kondisi pasangan saya. Sebelum dia terpuaskan, saya akan lanjut terus. Tapi, begitu dia klimaks, nah, berikutnya giliran saya. Itu baru adil namanya, hahaha...." |